Bagaimana
kita dapat taat, apa yang perlu kita taati? Yaitu dengan kita mengisi Nous kita
dengan pikiran Kristus melalui pengosongan pikiran kita yang disebut dengan
mengalami KENOSIS. Kita membaca Alkitab itu supaya kita memperbarui Nous dan manusia
baru kita.
For it is God who works in you
both to will and to do for His good pleasure. (Phil. 2:13 NKJ)
Terjemahan Literal
Sebab
Allah adalah Sang pemberi Energi ke dalam diri kita baik kehendak/kemauan kita
dan juga energy kita demi/untuk kesenangan-Nya
Syntatic points:
Allah adalah sang pemberi Energi ke dalam diri kita
Energy dari Allah itu mengalir ke dalam kehendak dan energy kita untuk kesenangan-Nya
Semantic conten (Christ Center & Ecclesial)
Allah adalah sang pemberi Energi ke dalam diri kita
Allah
sumber energy Ilahi, Energi ilahi yang berasal dari Allah itu mengalir ke dalam
diri kita yang sedang mengerjakan keselamatan. Energi ilahi diberikan supaya
setiap orang beriman dapat mengerjakan keselamannya. Keselamatan yang kita
kerjakan itu berasal dari energy Allah yang diberikan Allah kepada kita.
Keselamatan adalah lahir dari Allah menjadi anak-anak Allah sehingga kita
mewarisi genetic Allah yang telah campur dengan iman kepercayaan kita. Iman,
penebusan Kristus itu benih. Kita dilahirkan dari Allah menjadi anak-anak Allah
sebab terjadi perkawinan antara Benihnya Kristus dengan iman kepercayaan kita.
Benih keselamatan ini ada disetiap orang yang beriman dan lahir baru, sehingga
kita mengerjakan keselamatan ini dalam wujud benih dengan kita mengeraminya.
Maksud dengan mengeraminya adalam memberi Energi yang dari Allah. Kristus ada
di dalam kita dalam bentuk benih, sehingga ada kekuatan di dalam benih yang
kita miliki. Ini dapat digambarkan seperti telur yang berisi benih dan
dilingkupi dengan cangkas. Tetapi ketika induknya mengeraminya maka cangkasnya
pecah. Mengerami artinya memberi energy/ memanasi telur itu sehingga benih itu
memiliki kekuatan.
Energy dari Allah itu mengalir ke dalam kehendak dan energy kita untuk kesenangan-Nya
Demikian
pula dengan keselamatan yang kita miliki. Kita memiliki kekuatan genetic
Kristus yang dalam bentuk benih. Energi ilahi diperlukan untuk mengerluarkan/mengerjakan kekekuatan Kristus
atau benih ilahi itu yang sudah ada di dalam diri setiap anak Allah.
Yang kita keluarkan itu adalah kesemalatan yaitu kesatuan iman kita dan Kristus
dalam wujud benih iman dan daging dan darah Kristus, itulah kekuatan Kristus
yang tertanam di dalam diri kita. Maka orang beriman dapat mengalahkan dosa itu
sebab mempunyai genetic Kristus yang memiliki kekuatan. 1 Yoh 2:6 => kita
didup sama seperti Kristus dan tidak tinggal di dalam dosa. Dalam mengeluarkan
kekuatan Kristus di dalam diri kita memerlukan Energi Ilahi yang bersatu dengan
kehendak/ kemauan kita. Artinuya kehendak/ kemauan kita memilih jalan Kristus
sehingga Energi Ialhi tersebut mengalir di dalam kehendak/ kemauan. Maka kita
memiliki kekuatan Kristus untuk melakukan kesenangan-Nya. Energea yang telah
bersatu dengan kehendak/kemauan kita dengan energy ilahi itulah Kekuatan
Kristus yang kita peroleh untuk mengerjakan kesenangan Allah. Dengan memperoleh
kekuatan Kristus yang dihasilkan dari sinergi kemauan/kehendak kita dalam
energy Ilahi dari Allah, kita dapat mengerjakan keselamatan yang masih berupa
benih.
Sinergy =
Telein (kehendak/ kemauan bebas) + energy Ilahi
Energi
ilahi bekerja atau mengecas kehendak bebas dan energy. Kehendak bebas yang
takluk dengan engery Allah maka kita menghasilkan energe/ energei artiya
memiliki kekuatan untuk mengerjakan kehendak Allah. 1 Kor 15:10 “Tetapi karena
kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia
yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja
lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia
Allah yang menyertai aku.” Kehendak
bebas kita yang bekerja menurut kehendak bebas bukan kita lagi yang bekerja
melainkan Anugerah Allah di dalam kita. Kekuatan yang ada di dalam kita ibarat
dunamis untuk mengalahkan dosa 1 Yos 3:9. Ibrani 13:21 “kiranya
memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan
mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus.
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.” Allah yang mengerjakannya di dalam kita. Jika tidak dengan
kekuatan Allah maka kehendak/ kemauan kita kemana-mana dan tidak mau berjalan
melalui kehedak Allah. Allah
memperlengkapi kita dalam segala yang baik. Allah yang mengerjakannya di dalam
kesenangan Allah di hadapan Kristus. Kol
1:29 => Paulus itu mengusahakan/ bekerja keras, mempergumulkan sesuai dengan
energy Allah yang mengenergaes di dalam diri yang menghasilkan satu dunamis.
Artinya mengusahakan energy ilahi itu bisa mengecas dirinya di dalam kekuatan. Roma 7:5 => dibalik semua energy ilahi maka ada energy
yang berasal dari daging. Yang dihasilkan adalah bukan buah Roh tetapi buah
daging dan buah menjadi dosa dan menghasilkan buah kematian (maut). Energi ini
yang memberikan dorongan bagi setiap godaan mulai dari mempengaruhi Nous =>
Logismoi => Epitumia sarkos => sehingga menghasilkan dosa dan melahirkan
maut.
Efesus
1:19-20 => di dalam kita ada dunamis (energy/ kekuatan) energy inilah yang
membangkitkan Kristus, sehingga kita dapat bangkit bersama dengan Kristus
karena ada energy dan kita bisa berdoa pun karena energy. Efesus 2:2 => Kamu hidup di
dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa
kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang
durhaka. Efesus 3:20 => Energi apa yang
dimaksud? Yaitu doa punya kuasa yang mengenergeyas di dalam diri kita. Energi
yang bekerja di dalam diri kita artinya hidup didalam Allah dan energinya. Di dalam diri
kita terdapat 2 energi, energi yang dari Allah dan energi yang dari iblis.
Maka, praksisnya tidak mengandalkan energy
kita sendiri melainkan energy Ilahi dari Kristus.
Tabernakel merupakan tipologi
dari Kristus dan gereja-Nya. Altarnya tertuju tentang doa-doa. Perjalanan di
padang gurun => perjalanan gereja menuju kepada Firdaus. 42 tahun tabernakel
di bongkar artinya 42 keturunan dari Abaraham kepada Kristus. Ini menjelaskan
perjalanan keselamatan manusia. Keluaran 1:14 => perbudakan bangsa Israel di
mesir artinya perbudakan manusia di dalam dosa. Kematian Yusuf, Kel 1:6-7 =>
menunjukkan kematian Kristus. Karena kematian Yusuf mendatangkan bangsa Israel
banyak lahir. Anak-anak Israel itu bertambah banyak artinya bertambah banyak
gereja. Dalam Spiritual sense kematian Kristus, keinginan daging dimatikan dan
kebangkitan roh bertambah. Bangsa Israel yang masuk ke Mesir bersama dengan
Yakub Keluaran 1:5, Spiritual meaning ini menunjukkan kelahiran spiritual Yesus
Kristus melalui injil. 1 Kor 4:15 => Yakub melahirkan banyak jiwa, tidak ada
seorang pun yang melahirkan sejiwa kecuali dia dilahirkan dari orang yang
memiliki bagian injil. 1 Kor 4:15 => melalui injil kita di lahirkan melalui
para rasul. Gal 4:19 => para rasul itu seperti bapa dan gereja itu seperti
ibu.
Menurut Clement: Doctrinal
sense; A prophetic signification; A philosophical sense; And a mystical sense.
Tipologi => Christologikal sense artinya semua menuju kepada Kritsus. Objek
semuanya tertuju kepada Kristus. Banyak bayang-bayang juga dalam perjanjian
lama tertuju kepada Kristus. Mengapa
pakai alegori dan tipologi sebab orang-orang Yahudi membaca kitab suci dengan
menggunakan tipology dan allegory. Allegori pertama kali yang dipakai itu dari
Philo’s dan diikuti dengan sekolah yang di Alexandia. Alegori dari Philo ini
yang diadopsi oleh bapa-bapa gereja di Alexandia. Philo hanya melihat apa yang
dia baca (PL) hanya sebatas moral saja, belum mencapai spiritual meaning.
Sekolah teologi yang kedua adalah sekolah yang dari Antiochia. Mereka sangat
berhati-hati dengan Tipology dan Alegory. Mereka seperti Chrisostom, jerom,
Hillary. Sekolah Antioch ini tipologi clemen itu ditekenakan seminim mungkin
yang lebih di diutamakan adalah historical sense atau literal sense. Puncaknya
disini Christ => yang menggabungkan atau melihat Histori, Theori dan moral
sense dengan seimbang. Sedangakan John. Chris: Theorical, Historikal,
dan moral sense.
Contoh
Musa => sebagai Kristus.
Banjir = baptisan dan pula penghakiman.
Semua korban dari perjanjian Lama => antisipasi dari Kalvari (penyaliban Kristus).
Menyebrangi laut mereh => Baptisan
Makan manna => Pejamuan Kudus
Jatuhnya tembok Yerikho => kiamat
Istilah
yang dipakai itu disebut debagai Theoria sense.
Alexandia School, Origen:
Alkitab
itu sumber dari iman da nada 3 model penafsirannya:
Literal sense
Spiritual vision
Pratical sense
Seperti
manusia itu diberikan 3 unsur, demikian juga Alkitab terdiri dari 3 yaitu tubuh
(tulisan itu sendiri) dibalik tulisan ini ada roh (hubungannya dengan Allah)
dan jiwa (moral sense dan ada hubungannya dengan sesama). Dari 3 elemen ini
satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Alkitab itu ada jiwa yang tuliskan
oleh Roh Kudus. Firman =è dapat menjadi daging. Demikian pula dengan Alkitab “divined ispired =è human langue. Pada saat kita membaca
kitab suci terjadilah proses penafsiran. Karena tafsiran kita bermacam-macam
maka gereja yang melahirkan kitab memiliki cara untuk manafsir kitab suci. Roh
Kudus yang menginspirasi atau menuliskan Yoh 14:26, Lukas 24:44-45, yang
menuliskan tentang Kristus. Dalam membaca kitab suci harus mengisi hati dan
jiwa itu dengan membuka Nous kita. Christ mengatakan membaca kitab suci ibarat
kita membuka pintu surga. Jika Firman menjadi daging maka divinely juga menjadi
human
Pemuliaan
Tuhan itu dipancarkan melalui memancarkan kasih Allah itu dalam wujud diri
manusia. John Damascus: mengajarkan kitab suci itu memberikan pertumbuhan bagi
jiwa kita yang memperkaya dan menghasilkan buah. Meditasi secara konstan
tentang kitab suci mengisi jiwa kita dan menjadi satu sukacita bagi jiwa kita.
Membaca injil jauh lebih hebat dari pada pengajaran lain. Dalam injil itu
melalui Allah sendiri berbicara kepada kita dan PL melalui hambanya Dia
berbicara kepada kita. Seperti Bunga yang ada di dalam taman yang dapat kita
pilih. Demikian pula ketika kita membaca kitab suci yang dapat kita pilih tokoh
siapakah yang dapat kita pelajari dari mereka dan teladan apa yang kita
teladani dalam kehidupan spiritual kita.
Bagaimana church father membaca
kitab suci?
Bacalah
dengan mengunyah dan dengan kerendahan hati di dalam pikiranmu dan dalam
Spiritual harus menyukainya dan aplikasikan bagi dirimu. Alkitab itu seperti
air. Tetapi karena Yesus telah mengubah air itu menjadi anggur demikian pula
dengan Alkitab yang seperi air dan dapat diubah menjadi anggur yang manis oleh
Yesus. Menjadi anggur artinya identic dengan darah Kristus “perjamuan kudus”.
Demikian jika kita membaca kitab suci yang tidak mempermalukan diri kita dan
orang lain tetapi menyelamatkan orang lain.
Spiritual
father menganggap membaca kitab suci itu sebagai makanan rohani yang bukan
hanya mengeksegesis dan mengisi pengetahuan saja. Makan berarti mengunyah dan menikmati
rasanya seperti apa. Para Asketik menghafal Mazmur, sehingga mereka dapat
mengutipnya. Pada saat kita membaca kitab suci bukan kata-kata yang dilihat
tetapi melihat itu sebagai suratnya Kristus dan Kristus yang berbicara kepada
mereka. Bagaimana kita membaca kitab suci? Tidak cuman membaca halaman demi
halaman tetapi kunyahlah setiap halaman atau setiap kata. Akan tetapi jangan
terburu-buru ke halaman berikutya, “berhenti” sebab Allah itu sedang berbicara
kepada kamu atau sedang mendekati kamu. Irenius mengatakan: bacalah kitab suci
dengan penatua-penatua sebab mereka yang mewarisi ajaran para rasul yang
berasal dari Kristus. Filemon mengatakan: Biarlah hatimu itu selalu baca kitab
suci, misalnya mazmur atau tetap mengulang “Jesus Prayer”. Lakukanlah segala
sesuatu untuk kamu jangan untuk orang lain. Christ: bacalah seseing mungkin
ketika kamu lagi duduk dan kunyahlah itu dengan benar dan hati-hati. Oleh sebab
itu jangan asal menafsir dan ujilah mereka apakah benar yang mereka tulis atau
tidak. Catatlah mana yang jelas dan catatlah mana yang tidak jelas. Lalu
siapkan untuk dapat diajarkan dan dikhotbahkan.
Misalnya:
Jefanya
2:1-3
Tentang
pertobatan ada 3 panggilan Ilahi:
Carilah Allah => menunjukkan kepada Kristus Tuhan itu Kol 1:19, Filipi 2:8-11
Carilah kebenaran => kebenaran itulah Yesus sendiri Yoh 14:6
Dan carilah kerendahan hati.
Artinya
kita mencari Kristus. Jika ingin bertobat maka carilah dahulu Kristus sendiri.
Jika kita mencari Allah dan menemukannya, apakah kita tetap selamat atau tidak?
Filipi 2:3. Jika Yesus rendah hati maka kita mesti rendah hati dan jika Dia
kebenaran maka marilah kita di dalam kebenaran itu dan jika Ia Tuhan di dalam
aku maka aku harus melakukan apa yang Ia perintahkan.
Membaca
kitab suci harus dipandu oleh church father. Sebab di dalam 2 Petrus 1:20-21 Yang terutama
harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh
ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh
kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas
nama Allah, mengapa? Karena ada konversi
“nubuat”. Allah memilih bangsa Israel sama seperti bangsa Israel menjadi
gerejanya, Roma 12:6, 2 Samuel 23:2. Roh Kudus sendiri yang tahu bagaimana
menafsir Alkitab itu. Melalui Dialah yang menginspirasi kepada para nabi, rasul
dan orang-orang kudus. Roh Kudus mengajari para rasul Yoh 14:26. Peran bapa
gereja inilah yang mengiprestasikannya.
Alkitab
adalah gambar/ikon Kristus yang tertulis “the verbal icon of Christ”. Demikian
pula dengan homilinya the oral icon of Christ.
Salah satu yang menerjemahkan bahasa Ibrani ke
bahasa Yunani, yaitu Simeon. Alasan mengapa kita sangat mempertahankan kitab
Septuaginta karena Allah bercampur tangan dalam menerjemahkannya. Yesaya 7:14 =
terjemahan LAI kurang akurat menenai “seorang perempuan muda” tetapi di
terjemahkan dalam kitab septuaginta yaitu virgin atau perawan. Alasan semuanya
ini mengapa itu sangat perlu, sebab seorang perempuan muda belum tentu perawan
dan begitu juga dengan sebaliknya. Pelajaran yang dibahas saja yaitu: membaca
dalam bahasa Ibrani, menulis, Sintaksis atau terjemahan dan morphologi atau
menguraikan kata-katanya (digunakan untuk diparshing) parshing artinya
mengidentifikasi.
Shewa merupakan tanda titi dua (: dan ..) ada dua
fungsi yaitu silent shewa (tidak diucapkan tapi ada) dan vocal shewa (ada dan
diucapkan). Dages forte merupakan tanda titik (.) yang berada di dalam
counsonant dan digunakan dengan double counsonant. Ada beberapa istilah yang
muncul di dalam bahasa ibrani jika kita pashing di bible works. Sentence
merupakan subjek (noun) + predikat (verb). Masculine artinya laki-laki bentuk
tunggal dan maskulin merupakan jamak. Dalam bahasa ibrani terdapat 23
kounsonant dan ada yang disebut dengan kultural. Kultural adala kounsonant yang
lemah seperti (alef, ayin, dan res). Definiti article artinya menandakan benda
itu sudah tentu (mengunci kata benda). Preposition (kata penghubung) yaitu Be,
Le, dan Ke. preposition terdapat 3 macam, yaitu: independent (preposition yang
berdiri sendiri), tanda maqqef (tanda mines diatas konsounant) dan inseparable
(digabungkan dan tidak bisa dipisahkan).
Kata sifat selalu menerangkan kata benda. Ada 3
macam penggunaan kata sifat: pertama,
berfungsi sebagai attributive artinya menjelaskan secara langsung kata
bendanya. kedua, predicative artinya
kata yang sudah menjadi kalimat. ketiga,
substantival artinya sebagai kata sifat yang tanpa diikuti dengan kata benda
atau kata bendanya terdapat di dalam kata sifat.
Suffix/ akhiran adalah menjelaskan tentang
kepunyaan, bisa menjadi objek. Suffix diletakkan pada objective yang diikuti
dengan preposition.
hiphil = menyebabkan sesuatu terjadi. Misalnya saya makan jadi saya menyebabkan orang lain makan. (kosatif aktif)
Hophal = sesuatu di makan (kosatif jadi pasif)
Hitphael = pasif, refleksi,misalnya dia bersembunyi jadi dia menyembunyikan dirinya. baca dengan dirinya sendiri.
Verbal counjugations
Perfect => complete action (tindakan yang selesai). saya membaca
Imperfect => Incomplete Action (sedang berlangsung, belum selesai) dia sedang membaca
Imperative => perintah dari orang kedua untuk mengerjakan suatu tindakan. kamu bacalah ini
Cohortative => perintah yang lebih halus (permohonan atau permintaan), bisa digunakan untuk menentukan tujuan atau hasil tetapi orang pertama. bolehkah saya membaca?
Jussive => sama dengan cohortative tetapi orang ketiga (mereka). bolehkah mereka membaca?
Infinitive (verbal noun, kata benda yang berasal dari kata kerja) diikuti oleh kata “to” dia ingin baca
Jika di dalam ayat terdapat imperative + imperfect
=> tujuan. Maksudnya dapat diterjemahkan dengan kata tujuan. Demikian pula
jika ada impertif + perfect maka diterjemahkan dengan perintah. Kata (+)
artinya waw consecutive. Normalnya Sentence/kalimat = kata kerja (predikat)
=> subjek => objek. Tetapi, jika objek/subjek terdapat diawal kalimat
maka ia menandakan penekanan.
Perfect artinya sudah selesai dan lampau dan
imperfect adalah belum selesai dan bersifat akan datang. Perfek => lampau selesai (past, konteks), past artinya
lampau dari lampau, sekarang (tapi lihat konteks). Imperfect => future
(will/ akan), mengikuti subjek dan tergantung pada konteks.
Qal imperative artinya aktif
dan larangan. Imperative merupakan bentuk perintah keras yang menggunakan
“orang kedua”. Qal Cohortative menggunakan orang pertama. Qal Jussive berupa
permohonan yang menggunakan orang ketiga.
Pengetahuan tentang bahasa
ibrani dapat membantu kita lebih mudah untuk mengerti dari isi kitab suci.
Mengetahui arti dari bahasa asli membuat pembaca kitab suci mengerti benang
merah dari kita suci. Benang merahnya adalah Kristus. Perjanjian Lama merupakan
bayang-bayang dari Kristus. Ada banyak terdapat nubuat-nubuat tentang
kedatangan Kristus pula. Maka belajar kitab suci lebih berharga dari pada hal
lainnya.
But
seek ( וְדִרְשׁ֞וּ)
the welfare (ֶת־שְׁל֣וֹם) of the city (הָעִ֗יר) where (אֲשֶׁ֙ר)
I (הִגְלֵ֤יתִ) have sent you (אֶתְכֶם֙)
into exile (הִגְלֵ֤יתִ),
and pray (וְהִתְפַּֽלְל֥וּ)
to the LORD (אֶל־יְהוָ֑ה)
on its behalf (בַעֲדָ֖הּ),
for (כִּ֣י) in its welfare (בִשְׁלוֹמָ֔הּ) you will find (יִהְיֶ֥ה) your (לָכֶ֖ם) welfare (שָׁלֽוֹם). (Jer. 29:7 RSV)
vatomer
sara el-aberam hamasi aleka aniki natati sipekati bekhekeka fatire ki haratah
vaekal beeniha yisepit yehyah beni ubeneyika.
And
said (ַתֹּ֙אמֶר)
Sarai (שָׂרַ֣י) said to Abram (ֶל־אַבְרָם֘), “May the wrong
(חֲמָסִ֣י) done to me (אָנֹכִ֗י) be on you (עָלֶיךָ֒)! I gave (נָתַ֤תִּי) my maid (שִׁפְחָתִי֙) to your embrace (בְּחֵיקֶ֔ךָ), and when she saw (וַתֵּ֙רֶא֙) that (כִּ֣י) she had conceived (הָרָ֔תָה), she looked on me (וָאֵקַ֖ל) with contempt (בְּעֵינֶ֑יהָ). May the LORD judge (יִשְׁפֹּ֥ט) between you and (וּבֵינֶֽי֗ךָ) between me (בֵּינִ֥י)!” (Gen. 16:5 RSV)
veatah
lecah nikeretah berit ani vaatah vehayah le’ed beni ubeneka
Come
now (וְעַתָּ֗ה), let us (לְכָ֛ה) make (נִכְרְתָ֥ה) a covenant (בְרִ֖ית), you and (וָאָ֑תָּה) I (אֲנִ֣י); and let it be (וְהָיָ֥ה) a witness (לְעֵ֖ד) between me
(בֵּינִ֥י) you and (וּבֵינֶֽךָ) me.” (Gen.
31:44 RSV)
Then
I said (וָאוֹמַ֣ר) to them (אֲלֵהֶ֗ם), “You (אַתֶּ֤ם) see (רֹאִים֙) the trouble (הָרָעָה֙) we (אֲנַ֣חְנוּ) are (אֲשֶׁ֣ר) in (בָ֔הּ), how (אֲשֶׁ֤ר) Jerusalem (יְרוּשָׁ֙לִַם֙) lies in ruins (חֲרֵבָ֔ה) with its gates (וּשְׁעָרֶ֖יהָ) burned (נִצְּת֣וּ). Come, let (בָאֵ֑שׁ) us build (וְנִבְנֶה֙) the wall (אֶת־חוֹמַ֣ת) of Jerusalem ( יְרוּשָׁלִַ֔ם ) that we may no ( וְלֹא־נִהְיֶ֥ה ) longer ( ע֖וֹד ) suffer disgrace ( חֶרְפָּֽה׃).” (Neh. 2:17 RSV)
And
they said (וַיֹּאמְר֙וּ)
to him (אֵלָ֜יו), “There came (עָלָ֣ה) a man (אִ֣ישׁ׀) to meet us (לִקְרָאתֵ֗נוּ),
and said ( וַיֹּ֣אמֶר ) to us ( אֵלֵינוּ ),
`Go ( לְכ֣וּ) back ( שׁוּבוּ) to the king (אֶל־הַמֶּ֣לֶךְ ) who sent (אֲשֶׁר־שָׁלַ֣ח)
you ( אֶתְכֶם ), and say to him ( וְדִבַּרְתֶּ֣ם),
Thus says ( כֹּ֚ה אָמַ֣ר ) the LORD ( יְהוָ֔ה ),
Is it because there is no God ( אֵין־אֱלֹהִים ) in Israel ( בְּיִשְׂרָאֵ֔ל )
that you are ( אַתָּ֣ה ) sending ( שֹׁלֵ֔חַ )
to inquire ( לִדְרֹ֕שׁ) of Baalzebub ( בְּבַ֥עַל זְב֖וּב), the god ( אֱלֹהֵ֣י )
of Ekron ( עֶקְר֑וֹן ) ? Therefore you
shall not come down ( לֹֽא־תֵרֵ֥ד) from him ( מִמֶּ֖נָּה) the bed ( הַמִּטָּ֞ה )
to which you have gone ( אֲשֶׁר־עָלִ֥יתָ ), but shall surely
die ( כִּֽי־מ֥וֹת תָּמֽוּת׃ ).'” (2 Ki. 1:6
RSV)
Where ( מֵאַ֤יִן ) am I to ( לִי֙ )
get meat ( בָּשָׂ֔ר ) to give ( לָתֵ֖ת)
to all this people? ( לְכָל־הָעָ֣ם הַזֶּ֑ה ) For they weep ( כִּֽי־יִבְכּ֤וּ ) before me ( עָלַי)
and say ( לֵאמֹ֔ר), `Give us ( תְּנָה־לָּ֥נוּ )
meat ( בָשָׂ֖ר ) that we may eat ( וְנֹאכֵֽלָה׃ ).’ (Num. 11:13 RSV)
Depart
( ס֣וּר ) from evil ( מֵ֭רָע ),
and do good ( וַעֲשֵׂה־ט֑וֹב ); seek ( בַּקֵּ֖שׁ )
peace ( שָׁל֣וֹם ), and pursue it (וְרָדְפֵֽהוּ׃)
2 Tawarik 20:17
RSV 2 Chronicles 20:17 You will not need to fight in
this battle; take your position, stand still, and see the victory of the LORD
on your behalf, O Judah and Jerusalem.’ Fear not, and be not dismayed; tomorrow
go out against them, and the LORD will be with you.”
לֹ֥א לָכֶ֖ם à You will not need à diikuti oleh suffix (kamuà plural
לְהִלָּחֵ֣ם à to fight diikuti particle preposition
בָּזֹ֑את à in this battle
הִתְיַצְּב֣וּ עִמְד֡וּ à take your position, stand still à qal imperative (perintah
langsung
וּרְא֣וּ à and see à qal imperative (perintah
langsung
אֶת־יְשׁוּעַת à the victory
יהוָ֙ה עִמָּכֶ֜ם à of the LORD on your behalf à diikuti suffix (your)
יְהוּדָ֣ה וִֽירוּשָׁלִַ֗ם à O Judah and Jerusalem
אַל־תִּֽירְאוּ֙ וְאַל־תֵּחַ֔תּוּ à Fear not, and be not dismayed à qal imperative
מָחָר֙ צְא֣וּ לִפְנֵיהֶ֔ם à tomorrow go out against them à diikuti oleh qal imperative
(perintah langsung) dan suffix (them-plural (
(וַיהוָ֖ה עִמָּכֶֽם׃ )and the LORD will be with you
Keep back (חֲשֹׂ֬ךְ) thy servant (עַבְדֶּ֗ךָ) also (גַּ֤ם) from presumptuous
sins (מִזֵּדִ֙ים׀); let them not have
dominion over me (אַֽל־יִמְשְׁלוּ־בִ֣י)! Then I shall be blameless (אֵיתָ֑ם), and innocent (וְ֜נִקֵּ֗יתִי) of great (רָֽב׃) transgression (מִפֶּ֥שַֽׁע). (Ps. 19:13 RSV)
Yeremia 11:6
RSV Jeremiah 11:6 And the LORD said to me, “Proclaim all these words
in the cities of Judah, and in the streets of Jerusalem: Hear the words of this
covenant and do them.
וַיֹּ֤אמֶר יְהוָה à And the LORD said à telah selesai, karena diikuti waw consenc imperfect
אֵלַ֔י à to me à diikuti oleh particle preposition suffix à me
קְרָ֙א à Proclaim à perintah lansung karena diikuti qal imperative
אֶת־כָּל־הַדְּבָרִ֤ים הָאֵ֙לֶּה à all these words
יְהוּדָ֔ה וּבְחֻצ֥וֹת יְרוּשָׁלִַ֖ם לֵאמֹ֑ר
–> in the cities of Judah, and in the
streets of Jerusalem
שִׁמְע֗וּ à Hear à perintah langsung karena diikuti qal imperative
אֶת־דִּבְרֵי à the words of
הַבְּרִ֣ית à covenant
הַזֹּ֔את à this à adjective yang berfungsi sebaga attributive
וַעֲשִׂיתֶ֖ם אוֹתָֽם à and do them à
sedang berlangsung karena diikuti waw consec perfect dan suffix (themà plural)
And the angel of the LORD (וַיֹּאמֶר֩ מַלְאַ֙ךְ יְהוָ֜ה) said to Balaam (אֶל־בִּלְעָ֗ם), “Go (לֵ֚ךְ) with the men
(עם־הָ֣אֲנָשִׁ֔ים); but only (וְאֶ֗פֶס) the word (אֶת־הַדָּבָ֛ר) which I bid you (אשֶׁר־אֲדַבֵּ֥ר אֵלֶ֖יךָ), that shall you speak ( אֹת֣וֹ
תְדַבֵּ֑ר).” So
Balaam went on ( וַיֵּ֥לֶךְ בִּלְעָ֖ם) with the
princes (עִם־שָׂרֵ֥י) of Balak (בָלָֽק). (Num. 22:35 RSV)
No
longer shall (וְלֹא־יִקָּרֵ֥א) your name be
Abram (וְלֹא־יִקָּרֵ֥א), but your name shall be (וְהָיָ֤ה שִׁמְךָ) Abraham (אבְרָהָ֔ם); for (כִּ֛י) I have made
you (נְתַתִּֽיךָ) the father of a multitude (אַב־הֲמ֥וֹן) of nations (גּוֹיִ֖ם). (Gen. 17:5
RSV)
RSV Isaiah 56:7 these I
will bring to my holy mountain, and make them joyful in my house of prayer;
their burnt offerings and their sacrifices will be accepted on my altar; for my
house shall be called a house of prayer for all peoples.
Terjemahan:
וַהֲבִיאוֹתִ֞ים (these I will bring) אֶל־הַ֣ר (to mountain) קָדְשִׁ֗י (my holy) וְשִׂמַּחְתִּים֙ (and make them joyful) בְּבֵ֣ית (In my house) תְּפִלָּתִ֔י (of prayer) תְּפִלָּתִ֔י (their burnt offerings) וְזִבְחֵיהֶ֛ם (and their sacrifices) לְרָצ֖וֹן (will be) עַֽל־מִזְבְּחִ֑י (accepted on my altar) כִּ֣י (for) בֵיתִ֔י (my house) בֵּית־תְּפִלָּ֥ה (house of prayer) יִקָּרֵ֖א (shall be called) לְכָל־הָעַמִּֽים׃ (for all peoples)
IBRANI
RSV
וַהֲבִיאוֹתִ֞ים
these I will bring
אֶל־הַ֣ר
to mountain
קָדְשִׁ֗י
my holy
וְשִׂמַּחְתִּים֙
and make them joyful
בְּבֵ֣ית
In my house
תְּפִלָּתִ֔י
of prayer
תְּפִלָּתִ֔י
their burnt offerings
וְזִבְחֵיהֶ֛ם
and their sacrifices
לְרָצ֖וֹן
will be
עַֽל־מִזְבְּחִ֑י
accepted on my altar
בֵיתִ֔י
my house
בֵּית־תְּפִלָּ֥ה
house of prayer
יִקָּרֵ֖א
shall be called
לְכָל־הָעַמִּֽים׃
for all peoples
Didaskalia:
Rumah doa, gunung Kudus, segala korban bakaran dan
korban sembelihan yang dibakar dan disembih diatasya itulah persembahan yang
berkenan kepada Allah dan yang Allah terima dari kita.
Christ center/ Spiritual
Yoh. 2, tubuh Yesus yang menjadi gunung kudus, rumah
doa, korban bakaran dan sembihan yang persmebhakan kepada Allah, sehingga Allah
menerima kita sebagai umat-Nya. Maka, sekarang yang disebut rumah doa itu
adalah gereja yang terbuka untuk semua bangsa. Segala korban yang dibakar dan
disembelih telah dilakukan oleh Kristus. Tetapi sekarang kita tidak perlu
dibakar dan tidak perlu dipersembil. Melainkan tubuh ini yang menjadi
persembhannya dan menjadikannya sebagai korban yang dibakar yaitu dupa.
Moral
Rom. 12:2, yang menjadi korban itu adalah tubuh kita
yang menjadi rumah doa, gereja yang menjadi persembahan kita kepada Allah.
Hidup ini yang menjadi dupa yang berbau harum di hadapan Allah dan yang
berkenan dihadapannya. Dupa yang dibakar dan yang berbau harum ini adalah
ketika kita berdoa.
Enoch walked (וַיִּתְהַלֵּ֥ךְ) with God (את־הָֽאֱלֹהִ֑ים); and he was not (וְאֵינֶ֕נּוּ), for God took (כִּֽי־לָקַ֥ח) with him ( אֹת֖וֹ
אֱלֹהִֽים׃ פ). (Gen. 5:24 RSV)
How
long must I bear pain in my soul, and have sorrow in my heart all the day? How
long shall my enemy be exalted over me? (Ps. 13:2 RSV)
Terjemahan:
How long ( עַד־אָ֙נָה ) must I bear ( אָשִׁ֪ית)
pain ( עֵצ֡וֹת ) in my soul ( בְּנַפְשִׁ֗י ),
and have sorrow ( יָג֣וֹן ) in my heart ( בִּלְבָבִ֣י)
all the day ( יוֹמָ֑ם )? How long ( עַד־אָ֓נָה )
shall my enemy ( אֹיְבִ֣י ) be exalted ( יָר֖וּם )
over me ( עָלָֽי׃)?
But
God remembered ( וַיִּזְכֹּ֤ר אֱלֹהִים֙)
Noah ( אֶת־נֹ֔חַ) and ( וְאֵ֤ת ) all the beasts ( כָּל־הַֽחַיָּה ) and all the cattle ( וְאֶת־כָּל־הַבְּהֵמָ֔ה) that were ( אֲשֶׁ֥ר ) with him ( אִתּ֖וֹ ) in the ark ( בַּתֵּבָ֑ה ). And God made ( וַיַּעֲבֵ֙ר אֱלֹהִ֥ים ) a wind ( ר֙וּחַ) blow over the earth ( עַל־הָאָ֔רֶץ ), and the waters subsided ( וַיָּשֹׁ֖כּוּ הַמָּֽיִם׃); (Gen. 8:1 RSV)
And God remembered Noah and all the all the living
thing, and all the cattle who with him in the ark. And God made wind over the
earth and the waters subsided.
Kejatuhan manusia di
dalam dosa di akibatkan dengan ketidaktaatan Adam dan hawa pada firman Tuhan,
sehingga mansuia putus hubungan dengan Tuhan. Mulai dari situlah ada benalu
yang menghisap manusia untuk bisa mati. Dosa, maut/ kematian (penderitaan), dan
iblis ibarat dengan benalu yang suka lengket ke pohon yang bersifat untuk
membunuh dan menjadikan pohon tidak dapat berbuah dan mati. Ibarat benalu
itulah iblis, maut, dan dosa. Tetapi Firman Allah akan menjelma untuk
menyelamatkan manusia dari benalu yang lengket dan menghimpit manusia itu. Maka,
Anak Tunggal Allah yang disebut dengan Firman-Nya akan menjelma menjadi
manusia. Firman yang mengambil daging, darah dan tubuh serta roh manusia itu.
Ia menjelma sebab tubuh manusia itu telah rusak karena benalu tersebut.
Sehingga daging dan darah manusia menjadi salah satu alat atau sarana yang
dipakai Tuhan untuk melakukan karya penebusan dosa manusia.
Segala yang berada di
alam telah terkutuk atau berdosa sebab akibat dosa Adam Kejadian 3:17. Seperti
yang tertulis di dalam Yoh 6:56 Ia berada di dalam roti, Ia sedang merestorasi
hasil dari alam. Ketika kita memakannya maka Kristus seutuhnya ada di dalam
hati kita. ini bukan suatu symbol saja melainkan sebuah misteri yang mengatakan
bahwa itu adalah tubuh dan darah Kristus Yesus yang melaluinya semua benalu
yang menghisap hidup kita telas dilepaskan-Nya. Kertas atau kitab (telah direstorasi dan kertas tidak
terkutuk lagi) yakni dalam wujud Firman Yesus. Ini kertas yang berasal dari
alam dan alam itu sudah restorasi oleh Allah dan dipakai untuk menuliskan
Firman Tuhan.
Tuhan telah memberikan
segalanya buat kita, sehingga marilah kita tidak meremehkan karya dari Kristus
untuk kita. Mulai sungguh-sungguh menjadikan tubuh ini sebagai bait Allah dan
hati ini sebagai wadah dari Roh Kudus. Mengakui Dia sebagai Tuhan dan
jurusselamat dengan sepenuh hati melalui perbuatan baik.
Manusia pada
naturalnya memiliki faith (iman), hope (pengharapan), dan love (kasih). Pelajaran
tentang iman berbicara mengenai pengakuan iman Nicea atau kepercayaan kita
kepada Allah yang mahakusa. Pengharapan (hope) berbicara tentang Doa Bapa kami
dan Liturgical. Love (kasih yang berisi tentang etica, moralitas dan 10 hukum
taurat).
Iman/faith, Roma 1:19-20, 1 Yoh 4:12 => bagaimana kita bisa mengenal
dan percaya dengan yang kita tidak kenal. Kamu tau ada Allah? Jika ada
bagaimana kamu membuktikan-Nya? Yaitu di esensi Allah itu tidak bisa dibuktikan
dengan ilmu fisik atau ilmu alam. Secara esensi-Nya Allah kita tidak bisa
mengenal Dia tetapi kita bisa mengenal Allah lewat energy Allah bukan melalui
esensi. Allah dibawah esensi-Nya tidak bisa diketahui 1 Timotius 6:16, Efesus
2:19, Efesus 1:12 tak ada seorangpun yang dapat menghampiri-Nya. Esensi dan
energy ini adalah bagian dari dalam diri Allah. Kita dapat mengenalnya karena
kita ciptaannya, baca Alkitab dan doa. Iman dapat kita lalui melalui alam atau
ciptaan Roma 1:19-20. Iman yang natural bisa timbul melaui alam ciptaan, Roma
1:25 => sebenarnya manusia menyembah pencipta bukan ciptaannya. Kita
mengenal Allah melalui pewahyuan Yoh 1:18, Ibrani 1: 1-3. Untuk menanggapi
pengetahuan yang benar dari kitab suci, kamu harus punya hati yang rendah hati
yang tdiak bisa digoncang. Fokuskan dirimu pada tulisan suci itu sehingga kamu
akan masuk ke dalam jiwamu dan membentuk gambar yang ada di dalam jiwamu.
Iman yang kita miliki mesti dikerjakan dalam 3 tahap pemurnian diri,
yaitu: praktikos (askesis), Theoretikos (menjadi makhluk terang), dan gnostikos
(penyatuan kepada Kristus). Kata Niketas Sthethos: Kita akan naik melalui 3
tahap ini: pertama, Praktikos
merupakan tahap latihan-latihan yang diperlukan adalah harus disiplin untuk
mematikan hal-hal yang menghambat pertumbuhan kerohanian kita. kedua, Theoreticos (illuminative) tahap
untuk mencapai Aphatea (bebas dari nafsu dan dosa) sehingga dapat mencapai
terang. Menyadari ada hal-hal yang ia capai seperti Rasul Paulus Filipi 3:10,
2:17, 1:23 => pengen pergi dan bersama-sama dengan Kristus. ketiga, Gnostikos artinya dimana kita
mencapai kesempurnaan yang dewasa sesuai dengan kesempurnaan Kristus.
Maka, Berkuasalah
atas godaan dan jangan biarkan godaan menguasai hatimu sehingga tetap suci dan tetaplah
untuk rendah hati dan tidak merasa orang terpenting.
The image of God, Jika manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah,
dimana letak gambar dan rupa Allah itu? Kejadian 2:7 => Allah menciptakan
manusia dari debu tanah, Tuhan menghembuskan nafas-Nya ke lubang hidung
manusia. Jiwa manusia yang berasal dari Allah Zakharia 12:1b, Pengkhotbah 12:7
=> kata roh ini menunjukkan pada jiwa. 2 Kor 4:16 menurut Paulus manusia
terdiri dari 2 elemen, yaitu manusia lahiriah dan manusia batiniah. Roh dan
jiwa ini merupakan satu-kesatuan yang berasal dari nafas Ilahi. Letak dari
gambar dan rupa Allah terletak di dalam jiwa manusia yang bersifat kekal sebab
berasal dari Allah sendiri. Di dalam jiwa manusia ada yang namanya => Nous
(merupakan inti dari jiwa), Logos (reason, emotion, desaire), dan pneuma (roh)
yang mencurahkan anugerah itu kepada Nous dan logos supaya pikiran dan desire
kita menjadi kudus.
Gambar Allah itu adalah Kristus yang sudah taat kepada
Allah. Ketaatan ini mesti dijalani maksudnya gambar Allah ini mesti di kerjakan
dengan ketaatan yang ada di dalam kehendak bebas kita untuk menuju
kesempurnaan. Kejadian 3:3,6, Iblis tahu kalau manusia memiliki semua
sifat-sifat Allah yang terletak di dalam gambar Allah di dalam diri manusia.
Iblis memanfaatkan ketaatan dan kehendak bebas yang di miliki manusia dan diuji
oleh iblis. Adam merupakan gambar Allah yang rusak dan terpisah dengan Allah
karena dosa. Akibat dari dosa mereka yang kita wariskan yaitu kematian atau
maut. Manusia berada di dalam:
The old Adam => yang diciptakan menurut gambar Allah yang dikerjakan melalui ketaatan dan kehendak bebas untuk mencapai kesempurnaan menjadi rupa Allah. Tetapi gagal dan jatuh dalam dosa sehingga mengakibatkan kematian karena kehendak bebasnya membuat ia mengerjakan kesempuarnaannya dengan kekuatan dan kehendaknya sendiri.
New Adam => menurut Kristus yang dikerjakan juga di dalam ketaatan dan kehendak bebas untuk mencapai sama seperti Kristus. Tetapi dalam hidup di New Adam harus lahir baru.
Apa respon Allah ketika manusia jatuh dalam dosa? Allah bertanya dan memanggil Adam, dimana engkau Adam?
Kata dimana => ada pemisahan antara Allah dengan manusia, sehingga kasih
Allah itu tetap memanggil mereka untuk bertobat. Apa jawaban Adam? Aku takut
karena aku telanjang. Wanita yang engkau berikan kepadaku yang menyuruh saya
makan. Hawa berkata: ular itu yang memberikannya kepadaku.Ini saling menyalahkan (tidak ada kerendahan hati dan pertobatan).
Konsekuensinya:Roma 5:12, 6: 23 =
upah dosa adalah maut. Manusia menerima konsekuensinya Adam: Manusia jadi
kehilangan taman Firdaus (Kejadian 3:22-24). Sebenarnya kalau manusia itu taat
maka mereka menjadi sempurna tetapi karena ketidaktaatan mereka akhirnya Allah mengusir
mereka dari taman Eden. Apakah Allah menolak manusia? Allah tidak menolak
manusia. Natur berubah akhirnya tubuh menjadi mati, sehingga sekarang manusia
membutuhkan pertolongan dari Allah. Konsekuensi dosa itu apa?Komunikasi pada Allah terputus. Ada
kematian (dibelenggung oleh iblis). Hidup menjadi berpusat pada diri sendiri. Hanya
orang yang bisa menang atas kematian, dialah yang bisa mengembalikan lagi
posisi semula. Apa itu dosa asal? Belum dikenal, sampai nanti bapa gereja St.
Augustinus (354). Awal-awalnya gereja menggunakan istilah dosa nenek moyang. Kata
sin itu dari bahasa Yunani (amartia => meleset dari sasaran atau tujuan). Dosa
itu bukan menolak hukum yang personal tapi sebetulnya dosa itu adalah menolak
kehidupan yang ditawarkan oleh Allah. Asal dosa itu bukan ide rasa bersalah
yang diturunkan oleh Adam dan hawa tetapi lebih dari penyakit atau efek dari
dosanya.
Perbedaan dosa
asal menurut gereja barat dengan gereja timur? Gereja barat: Augustinus mengatakan hanya dosa adam. Kita
juga menanggung dosanya Adam. sedangkan gereja timur: Bukan hanya Adam yang
berdosa tetapi keturunan-keturunannya. Dosa Adam yang ditanggung oleh Adam
sendiri, tapi efeknya yang diturunkan kepada kita
Pandangan Gereja Barat Dengan Gereja Timur Tentang Keselamatan memiliki
perbedaan. Keselamatan itu berdasarkan inkarnasi/wahyu Allah. Bedanya
keselamatan menurut gereja Timur dengan Barat. Menurut gereja Timur terjadinya
keselamatan kembali menyatu dengan Allah sehingga ada inkarnasi. Karena dosa
itu natur dan kodrat aslinya tidak hilang. Gambar dan rupa Allah itu siapa?
Kolose 1:16 yaitu Kristus gambar Allah yang hakiki itulah pola asli manusia.
Yoh 17: 24 => sebelum dunia dijadikan Allah itu aktif mengasihi Anak-Nya
yaitu sabda-Nya sendiri. Yoh 14:31, Roma 5:5 => Fungsi Roh Kudus adalah
mencurahkan kasih Allah ke dalam hati manusia. Ibrani 9:14 => Roh itu kekal.
Gereja Barat: Keselamatan
itu transaksi hukum maka harus ada yang mati sehingga dengan adanya yang mati
maka murka Allah menjadi surut. Jika berdasarkan keadilan Allah efeknya
keselamatan itu seperti orang yang hanya sekedar dibebaskan dari hukuman.
Sekali selamat maka tetap selamat. Tidak ada cela bagi mereka untuk murtad dan
yang menyangkal.
Gereja Timur: Tetapi
keselamatan itu bukan hanya oleh iman saja? Yakobus 2:24 => iman itu
meyakini janji-janji Allah dan akhirnya mentaatinya dalam perbuatan. Iman
adalah tangan batin untuk menerima keselamatan.
Keselamatan manusia/ presditinasi atau orang yang selamat adalah hanya
mereka yang dipilih Allah. Efesus 2:1 => kamu dahulu sudah mati rohani.
Supaya dapat kembali selamat hanya semata-mata oleh karena pilihan Allah.
Efesus 1:4-5, 1 Petrus 1:18-20 => di dalam Dia Allah telah memilih kita
sebelum dunia dijadikan. Allah yang memilih siapa saja yang akan selamat
maksudnya adalah Kristus yang dipilih untuk menjadi penyelamat. Kita ikut
terpilih jika kita berada di dalam Dia. Matius 25:41 => neraka tidak
diciptakan untuk manusia tetapi telah tersedia kepada Iblis. manusia yang masuk
di dalam neraka adalah yang di luar dari Kristus. Allah itu kasih, memang Allah
itu berdaulat 1 Yoh 4:8 tetapi tidak terlalu ditonjolkan dalam Alkitab. Allah
itu punya banyak sifat, kedaulatan itu salah satunya bukan satu-satunya.
Selamat dan tidak selamatnya seseorang tergantung pada kedaulatan manusia,
Allah yang berdaulat untuk menyelamatkan dan untuk membinasakan menurut Calvin.
Gereja barat yang hanya ditekanakan adalah penginjilan bukan pengudusan itu.
Konsep gereja barat megatakan kita sekali selamat tetap selamat sampai
selama-lamanya. Gereja Timur: Mengatakan mulainya dari Allah Ulangan 6:4 =>
fondasi iman Kristen yang benar. Mengetahui tujuan manusia pada mulanya manusia
dapat mengerti apa yang namanya selamat dan diselamatkan. Matius 8:10 =>
Orang Yahudi yang melihat mujizat yang dilakukan Yesus tetapi mereka tidak
percaya. Keselamatan itu murah tapi tidak murahan yang harus diterima dengan
iman. Murah karena diberikan dengan Cuma-Cuma dan tidak harus melakukan secara
sempurna 10 hukum taurat. Orang-orang non Yahudi beriman kepada Kristus. Roma
6:18-23 => kita dibebaskan dari dosa di dalam kematian Kristus. Marilah kita
tetap berada di dalam Kristus dan menjadi pilihan Allah untuk diselamatkan dan Mengerjakan
apa yang dikerjakan oleh Yesus Kristus sebab kita orang yang terpilih di
dalam-Nya
Penebusan Kristus menyelamatkan kita dari dosa, iblis dan maut sehingga
status kita sebagai orang yang percaya adalah orang yang telah diselamatkan.
Tetapi ada yang disebut dengan penebusan spiritual yang dikerjakan secara
personal. Ini dikerjakan di dalam batin kita yang berasal dari dalam yang
dikerjakan dalam anugerah dan kehendak bebas kita. Apa itu spiritualitas? Kata
spiritual menunjuk kepada keadaan
roh/batin dari manusia. Manusia disebut manusia spiritual karena kita
dipenuhi dengan Roh kudus. Spiritual kita itu menuju pada penyatuan ilahi
dengan Allah yang disebut dengan Theosis. Proses spiritual; kita yang dimulai
dengan membersihkan manusia daging dan memenangkan/ mencapai kebajikan.
Kerohanian ini menjelaskan cara orang Kristen membersihkan keinginan nafsu dan
mencapai kebajikan. Spiritual ini bukan sesuatu yang abstrak karena dipenuhi
dengan Roh Kudus. Ini menjelaskan bahwa apapun yang kita kerjakan semua
bersifat rohani ini berbicara tentang batin/ rohani yang tidak berbicara secara
tempat atau materi.
Tujuan dari
spiritualitas kita adalah untuk mencapai kesempurnaan setiap orang percaya
dengan menyatu kepada Kristus 1 Yoh 3:2. Ciri dari orang yang melakukan
spiritualitas ini adalah: pertama, Penyatuan
dengan Allah (karya dari Roh Kudus) bukan hanya usaha manusia saja. kedua, The Working of the holy spirit. ketiga, Menjadi serupa dengan Allah. keempat, Efek dari penyatuan ini adalah
kita memiliki energy dan spirit sehingga kita disebut dengan manusia terang
Ascetic Practices
Iman: Berarti percaya. Reason, emosion, dan desire kita beriman harus konek
dengan Allah sehingga kita meresponi the Energy of God atau Energy Ilahi dari
Allah. Virtue yang perlu kita kembangkan lagi adalah takut akan Allah artinya
takut akan penghakiman-Nya. Takut bukan karena Dia seperti Allah yang
marah-marah sebab Allah kita adalah Allah yang mahakasih. Berikutnya
repentance/ pertobatan. Takut akan Allah adalah rasa hormat yang sehat kepada
Allah. Puasa itu adalah obat melawan nafsu makan. Keberjagaan batin dan untuk
menjadi serupa dengan Kristus harus tahan menderita/ long suffering, sebab Dia
yang mengasihi kebaikan dan keindahan sehingga akan bergerak menuju akan
Theosis.
Hope: Hope adalah posisi iman kita yang akan datang. Hope adalah iman yang
bisa kita lihat pada waktu yang akan datang. Hope seperti mata dari iman kita
(cahaya, pengharapan, theosis) ini merupakan salah satu pengharapan yang bisa kita
kembangkan dalam jiwa kita. Kelemahlebutan:
Memiliki kesebaran akan mendatangkan kerendahan hati, kelemahlebutan atau
merendahkan diri di hadapan Allah. Kerendahan hati adalah bisa melakukan
sesuatu bukan karena aku tetapi karena Tuhan, artinya tidak sombong dan tidak
meninggikan hati. Orang yang rendah hati memiliki satu keteguhan panggilan yang
jelas. Seperti batu karang yang ada di tengah-tengah lautan kemarahan kita.Ketiadaan nafsuArtinya tidak lagi punya angan-angan/ nafsu yang kahat yaitu suatu
kondisi jiwa yang damai. Tidak mengejar ambisi2 dalam dunia ini. Bukan berarti
tidak bisa merasakan lagi keinginan tapi ketiadaan nafsu adalah satu keadaan
jiwa yang sudah mengalahkan setiap godaan. Setelah mencapai kasih maka tahap
pratikos telah selesai dan mencapai tahap illumination.
Iluminations: Merupakan level spiritual yang tidak ada passions dan
benar-benar diterangi. Artinnya pemberian Roh Kudus. Berjuang dalam pengertian
kontemplasi. Kontemplasi adalah sudah bisa mengatasi passions dan hati yang
diterangi dengan Roh Kudus. Melalui kontemplasi kita bisa mengalami pencerahan
akan kebenaran-kebanaran.
Setiap manusia
yang mengerjakan keselamatan maupun yang tidak, akan mengalami penghakiman pada
akhirnya. Penghakiman sementara atau Toll House artinya penagihan bagi
dosa-dosa yang kita buat namanya disebut sebagai Toll gate. Lukas 16:22:23
=> penderitaan dalam Alam maut (hades) hades ini akan menjadi neraka, apa
yang dialami di dalam hades cuman cicipan masih belum yang sesungguhnya. Begitu
juga dengan Firdaus yang akan menjadi Surga. 2 Kor 5:1 => ada satu tempat
atau rumah yang bukan buatan manusia. Ada dua tempat arah kemanakah roh ini
akan mau kesana ada yang mau ke Firdaus dan Tartarus. Firdaus merupakan tempat
sementara bagi orang yang menunggu penghakiman akhir dan menuju ke Surga.
Sedangkan Tartarus merupakan tempat penghakiman sementara bagi orang yang
berada di luar Kristus. Disanalah mereka akan merasakan dan mencicipi sedikit
dari penghakiman sementara sambil menunggu penghakiman akhir dan menuju pada
penderitaan yang kekal. 6 tanda dimana akan terjadi penghakiman akhir:
Ketika injil diberitakan kepada semua bangsa (Matius 24:14)
Bertobatnya israel terhdap kristus (Roma 11:25-26)
Kedatangan Elia dan Henokh
Munculnya antikristus
Pemurtadtan secara massal
Perang, repolusi, kelaparan, dan gempa bumi.
Demikian pula
dengan kehidupan orang Kristen berpindah tempat saja dari yang sementara ke
tempat yang kekal. Dalam penghakiman ini kita akan mencicipin penghakiman yang
kita terima. Melihat kehidupan itu menuju kepada Glory/ Theosis bukan suatu
ketakutan yang harus kita rasakan. Kematian ibarat perpindahan tempat tidur.
Kematian itu seperti hari kita berpindah kamar, kamar sementara kita itu
seperti tenda suatu kali di bongkar maka kita akan pindah di rumah yang kekal
itu. Itulah yang terjadi ketika Yesus berkata: Aku datang dari Allah dan
kembali kepada Allah. Jiwa setelah kehilangan dari tubuh, dia tidak hilang
ingatan ia mengingat semua yang telah terjadi. Sebelum menjelang kamatian
biasanya orang2 itu melihat keadaan mereka. Jiwa ini mengalami namanya the toll
house (melewati banyak sekali roh-roh jahat artinya mencicipi penghakiman
langsung) yang akan menggangu jalannya pergi ke Firdaus. Dimana waktu dia hidup
juga ia melakukan dosa-dosa tersebut. Menurut berbagai pengwahyuan ada 20
gerbang toll atau penghalang-penghalang ini. Dari setiap toll house satu
persatu dosa itu akan di tes ke dosa berikutnya sampai jiwa itu lulus tanpa
jatuh pada gehena. Setelah sampai tiga hari setelah kematian jiwa ini masuk ke
alam hades untuk mengalami penghakiman sementara sampai menunggu penghakiman
akhir kekal yang akan datang.
Sudahkah Namamu Terdaftar
Lukas 16:22
=> orang kaya yang tidak memiliki nama melambangkan orang yang masuk ke
neraka. Wahyu 20:15 => orang tanpa Kristus (karena di dalam Kristus nama
kita tertulis). Setiap orang yang ada di dalam Kristus namanya akan tertulis di
buku kehidupan di Kerajaan Surga. Ibrani 12:22-23 => anak-anak-Ku, itulah
nama2 yang tertulis. Lukas 10:20 => bersukacitalah nama orang yang terdaftar
di Sorga. Artinya kita manunggal kepada Kristus dan berada di dalam Kristus.
Filipi 3:21 => beriman kepada Kristus dan dibaptis di dalam Kristus sehingga
kita menjadi bagian dari Kristus di dalam kemuliaan dan kita secara hukum kita
sudah menjadi kewarganegaraan Surga. Efesus 2:4-6 => di saat kita
dibaptiskan (ikut pada saat penderitaan Kristus, kematian dan kebangkitan
Kristus) sehingga kita ikut hidup. Sebab di dalam Kritsus Ia membangkitkan kita
juga, kita duduk bersama-sama di dalam Surga di dalam Yesus. Lukas 23:42-43
=> mengalami hari penghakiman kedua tetapi orang itu dituntun oleh malaikat,
orang yang telah terdaftar namanya.
Marilah mulai
periksa dirimu, nama apakah yang akan dipanggil kepadamu nanti? Dengan kita
terus berada di dalam Kristus dan tidak keluar dari area keberadaan Tuhan Yesus
Kristus. Bagaimana caranya yaitu tetap menjaga Nous kita di dalam doa dan
berjaga-jaga.
Allah Tritunggal
Bagaimana kita
dapat menceritakan Allah Tritunggal pada kaum awam? Yaitu dengan menggambarkan
diri kita sendiri. Dimana kita memiliki Nous yang digambarkan sebagai Allah
Bapa, kita bisa berkata-kata yang digambarkan sebagai Logos (Firman Allah yang
berinkarnasi), kita memiliki roh yang dapat juga disebut sebagai Roh Kudus.
Manusia itu terdiri dari 2 elemen yaitu elemen tubuh jasmani dan elemen secara
rohani. Di dalam elemen spirit terdapat Spirit, soul, dan mind. Ayub 2:5-6 =
ada elemen material daging dan tulang, 1 Tes 5:23 = terdiri dari tubuh, jiwa
dan roh. Kej 2:6-7 => elemen material dan elemen spiritual. Maz 63:2, Yes
31:3, Mat 26:41, Yoh 6:63. 1 Kor 2:14-15. Bagaimana yang disebut dengan jiwa
dan roh? Roh => hubungan dengan Allah sedangkan Jiwa => seperti wadah
dimana roh ada bersatu di dalamnya. Lebih dari hubungan reason, emosion, dan
desire, relasi horizontal kepada sesama manusia. Soul dan spirit dikendalikan
oleh Nous. Jiwa dan roh satu unsur di dalam spiritual. Nous inilah gambaran
dari Allah Bapa, roh ini menjadi titik perjumpaan manusia dengan Allah.
Apa yang membuat
Nous kita gagal menjaga hati?
Kita dapat gagal
untuk menjaga Nous dengan tidak berdoa dan tidak berjaga-jaga. Apa yang membuat
manusia itu tidak mengashi Allah? Sebab Allah masih tetap tidak memaksa kita:
Nous, Hati, dan kehendak bebas. Sebab manusia ia hendak mengikuti kehendak
bebasnya untuk tidak mengasihi Allah dan melakukan keinginan daging. Melalui Doa Puja Yesus, Kristus
mengendalikan nous dan hati kita. Dia menjadi seperti polisi lalu lintas yang
bertugas di persimpangan jalan-jalan yang sibuk dan mengarahkan arus mobil dan
pejalan kaki (logismoi) yang mengalir. Mendiamkan nous adalah tugas yang sangat
sulit. Sulit untuk menjaga nous dari berpikir, berpikir, berpikir, berfantasi,
berfantasi, berfantasi, selamanya menghasilkan pikiran-pikiran (logismoi) dalam
aliran yang tidak pernah berakhir. Ketika kita
membiarkan logismoi negatif, pikiran-pikiran jahat, memasuki hati, mereka
mencemari hati seperti virus.
ATIKRISTUS
Antikristus berasal dari dalam yaitu
dari orang-orang yang murtad (1 Yoh 2:19) mereka adalah orang yang tidak
sungguh-sungguh termasuk pada kita. 1 Yoh 1:7-11 => Sebab banyak
penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa
Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan
antikristus. 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan
kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu
sepenuhnya. Ajaran dari antikristus:
Menyangkal Yesus sebagai Kristus
Menyangkal Allah tritunggal (1 Yoh 4:3)
Menyangkal Yesus bahwa bukan manusia (2 Yoh 1:7).
Refleksi:
Antikristus berada tidak jauh dari dekat kita bahkan mereka adalah orang dalam.
Keberjagaan di dalam-Mu dan melekat kepada Tuhan cara yang lebih utama untuk menghadapi antikristus.
Menjadi milik Kristus berarti ingin menjadi seperti Kristus sehingga tetap kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.
Antikristus berasal dari dalam yaitu
dari orang-orang yang murtad (1 Yoh 2:19) mereka adalah orang yang tidak
sungguh-sungguh termasuk pada kita. Mengapa disebut Allah tritunggal? Sebab di
dalam ayat itu tidak tertulis tentang Roh Kudus? Sebab di dalam 1 Yoh 4:3 =>
yang mengaku bahwa Yesus adalah Kristus hanyalah Roh Kudus yang telah
mengakuinya. 2 Tes 2:3 => sehingga jangan memberi dirimu disesatkan. 1 Yoh
1:7-11 =>
Sebab
banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku,
bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan
antikristus. 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan
kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu
sepenuhnya. 1:9 Setiap orang yang tidak tinggal di
dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki
Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. 1:10
Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu
menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.
Ajaran dari antikristus:
Menyangkal Yesus sebagai Kristus
Menyangkal Allah tritunggal (1 Yoh 4:3)
Menyangkal Yesus bahwa bukan manusia (2 Yoh 1:7).
Sangat hati-hatilah pada setiap
ajaran, mengapa? Sebab ada banyak penyesat dan pengajar yang mengaku bahwa
Yesus adalah bukan Allah, bukan manusia, tidak percaya Allah Tritunggal. Ibrani
1:1-4 => yang menjelaskan bahwa Yesus adalah satu-satunya Kristus, sebab apa
yang Dia ucapkan itu adalah yang terakhir dan tidak ada lagi yang lain dan yang
baru. Dia adalah yang diurapi, orang yang diurapi artinya raja (penguasa),
imam, dan nabi yang terakhir. Ibrani 1:1-4 => Allah berbicara kepada para
leluhur pada berbagai zaman dan cara pada zaman dulu melalui para nabi.
Allah yang berbicara kepada para
leluhur melalui para nabi dari segala zaman Yoel 2:28, Allah berbicara dari
generasi ke generasi. Yoh 1:18 => tidak ada seorangpun yang melihat Bapa
selain dari anak yang ada dalam pangkuan Bapa. Dialah ahli waris yang duduk
disebelah kanan Allah Bapa. Yesus yang kita percayai ini beda dengan nabi-nabi
yang lain. Dia adalah Allah yang sepenuhnya dan sekaligus manusia sepenuhnya.
Para nabi apa yang disampaikan oleh Allah yang pada puncaknya disampaikan oleh
Kristus. Tidak ada firman Allah selain dari yang difirmankan oleh Yesus sebab
Dialah pembawa Firman yang terakhir dan hanya Dialah satu-satunya jalan itu
(Yoh 14:6) Kata
Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang
pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Tapi mengapa orang Kristen percaya bahwa Yesus
satu-satunya jalan? Sebab Dialah yang terakhir yang mengatakan itu tidak ada
selain dari Dia.
1
Yoh 2:1, Yoh 6:68 => Perkataanmu adalah perkataan hidup yang kekal. Yoh 8:51
=> Aku
berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan
mengalami maut sampai selama-lamanya.” Mengapa
saya mesti percaya perkataan Yesus, ini punya dua kemungkinan bahwa ini benar
dan ini juga bohong, mengapa? Tetapi saya percaya sebab Firman yang
disampaikannya adalah Firman yang final yang berasal dari Allah Yoh 7:16. Kristus adalah
bukan penemu keselamatan melainkan keselamatan itu Dia sendiri. Agama Kristen
bukan agama Yesus Kristus, melainkan agama tentang Yesus Kristus sebab tanpa Yesus
tidak ada agama Kristus.
Semua agama mengajarkan tentang
keselamatan, misalnya Budha menemukan 8 jalan keselamatan, demikian pula dengan
agama lain. Akan tetapi Agama Kristen mengakui bahwa hanya Yesus adalah satu
jalan keselamatan itu sendiri. Mereka menemukan jalan untuk mencapai
keselamatan itu, perbedaannya dengan orang Kristen telah menerima keselamatan
itu dan sekaranglah kerjanya untuk mengerjakan keselamatan itu. Sebab tujuan
dari keselamatan yang di dapat untuk menjadi segambar dan rupa Kristus. Gambar
yang ada di setiap diri orang Kristen diwujudnyatakan menjadi rupa. Secara
logika bisa juga agama lain ini mencapai keselamatan. Bagaimana dengan masalah
ini? Dalam hal ini muncul namanya “Unitarian”. Perlu kita bertanya setiap agama
memiliki arti atau definisi dari keselamatan itu sendiri, setiap agama. Agama
lain mengajarkan kita selamat melalui jalan yang diajarkan dan pada akhirnya
kita di surga akan menikmati pelayanan dari para malaikat yang di surga, dll. Bagaimana
Definisi kesemalatannya mereka mati dan tidak bisa menyelatkan kita kembali
dari kematian sebab mereka tidak dapat mengalahkan kematian/ maut, iblis dan
dosa. 1 Kor 15:3, 13,14 => Yesus yang mati untuk mengalahkan dosa dan ia
bangkit kembali dengan mengalahkan maut, dosa dan iblis. Kebangkitan Yesus
membawa efek domino berarti hanya Dia yang mengalahkan ke 3 hal ini.
Mengapa
keselamatan itu bukan karena perbuatan baik? Sebab keselamatan itu bukan
timbangan mana yang baik dan mana jahat. Keselamatan itu menempel, manunggal
dengan Kristus atau istilahnya Theosis, mengambil bagian dari kodrat ilahi.
Antrikristus adalah mereka yang menyangkal akan Allah tritunggal. mereka
menggabungkan antara spiritual dengan politik. Dia akan menganiaya gereja dan
melakukan banyak kejahatan. Dia akan datang dengan tanda-tanda dan kebohongan,
mujizat yang sesat, menyerasatkan orang dari Allah. Tetapi orang yang seperti
itu memiliki ajaran kekuatan politik, seperti pada zaman Nebukadnezar yang
menganiaya umat Tuhan. Demikian pula kedepan akan datang, antikristus akan
datang dan duduk di bait Allah menunjukkan dirinya sebagai Allah.
menurut bapa gereja Syri dari
Yerusalem:
jika antikristus itu datang
kepada orang Yahudi maka ia ingin disembah oleh orang Yahudi maka ia membuat
bait allah yang besar dan menganggap dirinya keturunan Daud, seperti yang
dibangun oleh Salomo. Identifikasi antikristus ini memang anti bangsa Yahudi.
Wahyu 13:17-18, angka 666. Kerajaan 1000 tahun artinya kerajaan Allah
tritunggal. Angka 666 meniru angka kerajaan Allah yang menunjukkan pemerintahan
dan kerajaan Iblis yang menyaingi kerajaan Allah. Akan tetapi angka ini memang
genap tetapi tidak penuh full. 666 artinya jumlah dari binatang.
Menurut bapa gereja “Irenius”
angka 6 yang ada 3 itu mengejek ketritunggalan Allah. Ukuran patung yag
dibangun Nebudkanejar 60 kubid tinggi dan 60 kubid lebarnya. Munculnya angka 6
ini artinya penghukuman Allah dan penyembahan berhala. Hipolitus juga
menjelaskan tentang angka ini, “memang tidak bisa dijelaskan maksudnya angka
666 itu. Itu adalah nama dari antikristus nanti, jika kita tau namanya 666 itu
maka kita perlu hati-hati dan berjaga-jagalah.
dalam tradisi gereja orthodox,
angka 666 yang menunjuk pada kerajaan antikristus, sebetulnya tidak ada
istimewanya angka ini. Dalam ajaran gereja pun ini tidak perlu ditafsir-tafsir
yang mengada-ada karena ini symbol yang artinya ini menunjukkan tanda pada
antikristus.
Wahyu 14:9-11, Yoh 15:2 =>
Simbol dan angka itu namanya “gamatrial” angak 3 itu ilahi dan angka 10 itu
genap. Galatia 4:4 => kegenapan waktu Ilahi, mulai dari sejak Yesus lahir
menjadi manusia datang ke dunia ini. Selama masa seribu tahun, selama masa
gereja maka injil selalu diedarkan dan iblis itu diikat dan dibatasi oleh
injil. Wahyu 13:2 ini gambaran dari antikristus yang digambarkan dari segala
kebengisan dan kekejaman, semua gambaran binatang buas digambarkan di dalam
diri antikristus. Antikristus itu manusia yang menganggap dirinya berkuasa yang
dicurahkan oleh iblis kepadanya. Angka 3 itu ilahi dan 6 itu manusia, manusia
diciptakan pada hari yang keenam juga. Maka angka 666 itu artinya manusia yang
menganggap dirinya Allah dan ilahi. 2 Tes 2:3 sehingga tetaplah untuk waspada
terhadap antikristus. Wahyu 20:4, 13:16
Refleksi:
Antikristus berada tidak jauh dari dekat kita bahkan mereka adalah orang dalam.
Keberjagaan di dalam-Mu dan melekat kepada Tuhan cara yang lebih utama untuk menghadapi antikristus.
Menjadi milik Kristus berarti ingin menjadi seperti Kristus sehingga tetap kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.
“As I live, says the Lord
GOD, surely with a mighty hand and an outstretched arm, and with wrath poured
out, I will be king over you. (Ezek. 20:33 RSV)
Terjemahan Literal
As I live, says
the Lord my God: if not with mighty hand and with stretched arm and with wrath
poured out, I will be king over you.
Keterangan:
As I live = dari independent 1st person singular
The Lord my God = dari
suffix 1st person singular
If not with mighty = “if
not” conjuction dan particle negative dan “with mighty” adjective
attributive.
I will bring forth descendants
from Jacob, and from Judah inheritors of my mountains; my chosen shall inherit
it, and my servants shall dwell there. (Isa. 65:9 RSV)
Terjemahan Literal:
And I will bring a descendants
from Jacob. And from Judah inherit my mountains. And my chosen shall inherit it.
And my servants shall dwell there.
Keterangan:
הָרָ֑י à my mountains = הַר
noun common masculine plural construct suffix 1st person common singular
וִירֵשׁ֣וּהָ à shall inherit it = particle
conjunction ירשׁ
verb qal waw consec perfect 3rd person common plural suffix 3rd person feminine
singular
Vayomer ha’adam ha’ishah aser natatah imadi hiv natenah-li
min-ha’es na’okel
The man said
(אמר verb qal waw
consec imperfect 3rd person masculine singular homonym 1), “The woman whom thou gavest to be with me (נתן verb qal perfect 2nd person masculine singular), she gave me fruit of the tree, and I ate.” (Gen.
3:12 RSV)
Terjemahan Literal:
Dan Adam berkata: perempuan itu
yang telah kamu berikan kepadaku, dia memberikannya kepadaku dari buah pohon
itu, dan ku makan.
וַיֹּ֖אמֶר = וְ particle conjunction אמר verb qal waw consec imperfect 3rd person masculine singular
homonym 1
Darak shalom lo yadau ve’en mishepas bema’egelotam netibote’ham ikesho
laham kol ddorek bbah lo yada shalom.
The way of peace they know not,
and there is no justice in their paths; they have made their roads crooked, no
one who goes in them knows peace. (Isa. 59:8 RSV)
Terjemahan Literal:
mereka tidak mengenal jalan
damai, dan di dalam mereka tidak ada keadilan di jalan mereka; mereka mengambil
jalan yang bengkok, dan tak seorangpun mereka mengetahui jalan damai.
But let me
lie with my fathers; carry me out of Egypt and bury me in their burying
place.” He answered, “I will do as you have said.”
(Gen. 47:30 RSV)
Dan aku mendapat perhentian
bersama bapa-bapaku dan bawalah aku dari Mesir dan kuburkan aku dipekuburan
merekan dan dia berkata: saya melakukan seperti yang kamu katakan.
Terjemahan: memperhatikan kata
perkata, kita dapat mengerti dan menerjemahkan setiap ayat jika kita
memperhatikan kata perkata yang setelah kita parsing. Parshing artinya melihat
kata itu mengatakan apa. Misalnya ia bersifat kata benda, kata sifat,
menyatakan kapan kejadiannnya dan lain sebagainya. Dapat kita lihat melalui
parshing di Bible works dan dapat juga melalui bahasa Ibraninya mengatakan apa.
Untuk lebih jelas, perhatikan ayat berikut ini:
Dan
TUHAN memberikan kemurahan hatinya kepada bangsa itu di mata orang-orang Mesir.
Juga pria itu yaitu Musa adalah orang yang besar di tanah Mesir, di mata hamba-hamba
Firaun dan juga di mata orang-orang Mesir.
Particle
conjunction
וַיִּתֵּ֧ן = (dan, lalu, membuat) וְ
particle conjunction yang diartikan dengan kata dan, lalu, atau.
גַּם = particle conjunction
וּבְעֵינֵ֥י = וְ particle
conjunction בְּ particle
preposition עַיִן noun common
both dual construct
Maqqef
אֶת־חֵ֥ן =
(with favor = dengan kemurahan) Ada tanda maqqef dan merupakan objek langsung
עַבְדֵֽי־פַרְעֹ֖ה = Ada tanda maqqef artinya menujukkan kosakata terpisah.
Definity article
הָעָ֖ם = (the people = orang itu) Definity article
הָאִ֣ישׁ = (the man = manusia itu) definity article
הָעָֽם׃
ס = (the nation = bangsa itu) particle
article
Particle preposition
בְּעֵינֵ֣י = (in the sight = dalam melihat) Particle preposition
בְּאֶ֣רֶץ = (at earth) di tanah. Preposition (be artinya di)
בְּעֵינֵ֥י = (in eye = di lihat) preposition Be.
וּבְעֵינֵ֥י = (and in eye = dan di mata) particle conjuction, preposition Be
Adjective
גָּד֤וֹל = (great =
besar/ terkenal) Adjective masculine singular absolute. Kata sifat yang
berfungsi sebagai predicative sebab kata benda memiliki definity article dan
kata sifat tidak memiliki definity article. Menjelaskan kata benda in the land
of Egypt.
Sekarang
kemudian berdirilah dan lihatlah sesuatu hal yang besar ini, yang TUHAN akan lakukan
di depan matamu
Particle
conjunction
ַּם־עַתָּה֙ = גַּם particle conjunction, yang diterjemahkan dengan kata
“dan” עַתָּה particle adverb
ּרְא֔וּ = וְ particle
conjunction
ראה verb qal imperative
masculine plural
Adjective
הַגָּד֖וֹל = הַ particle article גָּדוֹל adjective masculine singular absolute. Kata sifat (great)
= besar, menjelaskan kata et-haabar/ perkara yang berfungsi sebagai attributive
sebab kata sifat dan kata benda memiliki definity article.
Particle
preposition
לְעֵינֵיכֶֽם׃ = לְ particle preposition עַיִן noun common both dual construct suffix 2nd person masculine
plural = kata le yang dapat
diartikan sebagai for atau pada.
Definity article
אֶת־הַדָּבָ֥ר = אֵת particle direct object marker homonym 1 הַ particle article דָּבָר noun common masculine singular
absolute. Objek langsung adalah hadabar artinya perkara.
הַגָּד֖וֹל הַזֶּ֑ה = הַ particle article גָּדוֹל adjective masculine singular absolute, terjemahannya =
the great artinya besar itu
Maqqef
אֶת־הַדָּבָ֥ר = אֵת particle direct object marker homonym 1 הַ particle article דָּבָר noun common masculine singular
absolute. Artinya partikel ini hanya digunakam untuk memberi tanda pada objek
langsung.
dan
kami berangkat dari Horeb dan berjalan semua padang gurun yang besar dan
menakutkan yang kamu lihat di jalan menuju gunung Amori seperti yang
diperintahkan Tuhan Allah kita dan kami sampai ke Kades-Barnea.
Particle conjuction
וַנִּסַּ֣ע yang diterjemahkan menjadi “Dan kami berangkat”. “Kami”
berasal dari pronoun “plural”
וַנֵּ֡לֶךְ yang
diterjemhkan menjadi “dan berjalan melalui”
וְהַנּוֹרָ֙א yang diterjemahkan menjadi “ dan
menakutkan”
וַנָּבֹ֕א yang diterjemhkan menjadi “ dan datang”
Particle preposition
מֵחֹרֵ֗ב diterjemahkan menjadi “Dari Horeb” karena mengandung kata depan “dari”. Hal ini menunjukkan bahwa mereka berasal dari Horeb, lalu pergi ke suatu tempat.
כַּאֲשֶׁ֥ר yang diterjemahkan menjadi “Seperti yang”
Adjective
כָּל־הַמִּדְבָּ֣ר הַגָּדוֹל yaitu
adjective attributive karena noun dan adjective sama-sama memiliki definite
article. Sehingga diterjemhkan menjadi “Hutan belantara yang besar”.
Di dalam kalimat ini juga terdapat maqqef (-) yang
menunjukkan suku kata terpisah.
Definite
Article
הַגָּדוֹל כָּל־הַמִּדְבָּ֣ר diterjemahkan menjadi à the great wilderness.
Dan
Elisa menjawabnya, apa yang kuperbuat untukmu? katakan bahan apa yang ada di
rumahmu, berkatalah hamba perempuan itu: tidak ada apa-apa di rumahku selain
sebotol minyak.
Dan
Elisha berkata kepadanya: apa yang akan saya lakukan kepadamu? ceritakanlah
padaku. Apa yang ada padamu di rumahmu? dan dia berkata hamba perempuan tidak
memiliki apa-apa diseluruh rumah, kecuali sebuah buli minyak.
Dan
(Conjuction) berkatalah Elisha kepada (Preposisi) nya, apa (interogatif) yang
bisa dilakukan untukmu (Maqef), untuk (preposisi) mu, katakanlah apa
(interogative) yang ada di rumahmu (defenitive article), dan (conjuction)
berkatalah perempuan itu, hambamu tidak punya apa-apa (seperti tepung) kecuali
buli-buli yang berisi minyak.
Conjuction
Waw:
וַיֹּ֙אמֶר : and to say: dan
berkatalah
Preposisi:
אֵלֶ֤ : to: kepada
אֶֽעֱשֶׂה־לָּ֔ךְ : do for you: yang dilakukan untukmu: è dalam kata ini berisi dua fungsi
yakni: preposisi (kata depan) dan maqqef (kata penghubung : di)
לִ֔י : to :untuk
מה־יֶּשׁ־(לְכִי) : to : untuk. Disini
terdapat dua fungsi yakni maqqef
(kata penghubung) dan preposisi (kata depan)