Filipi 2:13

Bagaimana kita dapat taat, apa yang perlu kita taati? Yaitu dengan kita mengisi Nous kita dengan pikiran Kristus melalui pengosongan pikiran kita yang disebut dengan mengalami KENOSIS. Kita membaca Alkitab itu supaya kita memperbarui Nous dan manusia baru kita.

Didaskalia

ὁ θεὸς γάρ ἐστιν ὁ ἐνεργῶν ἐν ὑμῖν καὶ τὸ θέλειν καὶ τὸ ἐνεργεῖν ὑπὲρ τῆς εὐδοκίας.

 (Phil. 2:13 BYZ)

For it is God who works in you both to will and to do for His good pleasure. (Phil. 2:13 NKJ)

Terjemahan Literal

Sebab Allah adalah Sang pemberi Energi ke dalam diri kita baik kehendak/kemauan kita dan juga energy kita demi/untuk kesenangan-Nya

Syntatic points:

  1. Allah adalah sang pemberi Energi ke dalam diri kita
  2. Energy dari Allah itu mengalir ke dalam kehendak dan energy kita untuk kesenangan-Nya

Semantic conten (Christ Center & Ecclesial)

  1. Allah adalah sang pemberi Energi ke dalam diri kita

Allah sumber energy Ilahi, Energi ilahi yang berasal dari Allah itu mengalir ke dalam diri kita yang sedang mengerjakan keselamatan. Energi ilahi diberikan supaya setiap orang beriman dapat mengerjakan keselamannya. Keselamatan yang kita kerjakan itu berasal dari energy Allah yang diberikan Allah kepada kita. Keselamatan adalah lahir dari Allah menjadi anak-anak Allah sehingga kita mewarisi genetic Allah yang telah campur dengan iman kepercayaan kita. Iman, penebusan Kristus itu benih. Kita dilahirkan dari Allah menjadi anak-anak Allah sebab terjadi perkawinan antara Benihnya Kristus dengan iman kepercayaan kita. Benih keselamatan ini ada disetiap orang yang beriman dan lahir baru, sehingga kita mengerjakan keselamatan ini dalam wujud benih dengan kita mengeraminya. Maksud dengan mengeraminya adalam memberi Energi yang dari Allah. Kristus ada di dalam kita dalam bentuk benih, sehingga ada kekuatan di dalam benih yang kita miliki. Ini dapat digambarkan seperti telur yang berisi benih dan dilingkupi dengan cangkas. Tetapi ketika induknya mengeraminya maka cangkasnya pecah. Mengerami artinya memberi energy/ memanasi telur itu sehingga benih itu memiliki kekuatan.

  1. Energy dari Allah itu mengalir ke dalam kehendak dan energy kita untuk kesenangan-Nya

Demikian pula dengan keselamatan yang kita miliki. Kita memiliki kekuatan genetic Kristus yang dalam bentuk benih. Energi ilahi diperlukan untuk mengerluarkan/mengerjakan kekekuatan Kristus atau benih ilahi itu yang sudah ada di dalam diri setiap anak Allah. Yang kita keluarkan itu adalah kesemalatan yaitu kesatuan iman kita dan Kristus dalam wujud benih iman dan daging dan darah Kristus, itulah kekuatan Kristus yang tertanam di dalam diri kita. Maka orang beriman dapat mengalahkan dosa itu sebab mempunyai genetic Kristus yang memiliki kekuatan. 1 Yoh 2:6 => kita didup sama seperti Kristus dan tidak tinggal di dalam dosa. Dalam mengeluarkan kekuatan Kristus di dalam diri kita memerlukan Energi Ilahi yang bersatu dengan kehendak/ kemauan kita. Artinuya kehendak/ kemauan kita memilih jalan Kristus sehingga Energi Ialhi tersebut mengalir di dalam kehendak/ kemauan. Maka kita memiliki kekuatan Kristus untuk melakukan kesenangan-Nya. Energea yang telah bersatu dengan kehendak/kemauan kita dengan energy ilahi itulah Kekuatan Kristus yang kita peroleh untuk mengerjakan kesenangan Allah. Dengan memperoleh kekuatan Kristus yang dihasilkan dari sinergi kemauan/kehendak kita dalam energy Ilahi dari Allah, kita dapat mengerjakan keselamatan yang masih berupa benih.

Sinergy = Telein (kehendak/ kemauan bebas) + energy Ilahi

Energi ilahi bekerja atau mengecas kehendak bebas dan energy. Kehendak bebas yang takluk dengan engery Allah maka kita menghasilkan energe/ energei artiya memiliki kekuatan untuk mengerjakan kehendak Allah. 1 Kor 15:10 “Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.” Kehendak bebas kita yang bekerja menurut kehendak bebas bukan kita lagi yang bekerja melainkan Anugerah Allah di dalam kita. Kekuatan yang ada di dalam kita ibarat dunamis untuk mengalahkan dosa 1 Yos 3:9. Ibrani 13:21 “kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.” Allah yang mengerjakannya di dalam kita. Jika tidak dengan kekuatan Allah maka kehendak/ kemauan kita kemana-mana dan tidak mau berjalan melalui kehedak Allah.  Allah memperlengkapi kita dalam segala yang baik. Allah yang mengerjakannya di dalam kesenangan Allah di hadapan Kristus. Kol 1:29 => Paulus itu mengusahakan/ bekerja keras, mempergumulkan sesuai dengan energy Allah yang mengenergaes di dalam diri yang menghasilkan satu dunamis. Artinya mengusahakan energy ilahi itu bisa mengecas dirinya di dalam kekuatan. Roma 7:5 => dibalik semua energy ilahi maka ada energy yang berasal dari daging. Yang dihasilkan adalah bukan buah Roh tetapi buah daging dan buah menjadi dosa dan menghasilkan buah kematian (maut). Energi ini yang memberikan dorongan bagi setiap godaan mulai dari mempengaruhi Nous => Logismoi => Epitumia sarkos => sehingga menghasilkan dosa dan melahirkan maut.

Efesus 1:19-20 => di dalam kita ada dunamis (energy/ kekuatan) energy inilah yang membangkitkan Kristus, sehingga kita dapat bangkit bersama dengan Kristus karena ada energy dan kita bisa berdoa pun karena energy. Efesus 2:2 => Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Efesus 3:20 => Energi apa yang dimaksud? Yaitu doa punya kuasa yang mengenergeyas di dalam diri kita. Energi yang bekerja di dalam diri kita artinya hidup didalam Allah dan energinya. Di dalam diri kita terdapat 2 energi, energi yang dari Allah dan energi yang dari iblis. Maka, praksisnya tidak mengandalkan energy kita sendiri melainkan energy Ilahi dari Kristus.

Marniwati Gulo

Eksegesis PB (Perjanjian Baru)

Semester 5                   

Tugas ke 14

11 November 2019

Dosen: Dr. Hendi Wijaya, S.S

TABERNAKEL TIPOLOGI DARI KRISTUS

Tabernakel merupakan tipologi dari Kristus dan gereja-Nya. Altarnya tertuju tentang doa-doa. Perjalanan di padang gurun => perjalanan gereja menuju kepada Firdaus. 42 tahun tabernakel di bongkar artinya 42 keturunan dari Abaraham kepada Kristus. Ini menjelaskan perjalanan keselamatan manusia. Keluaran 1:14 => perbudakan bangsa Israel di mesir artinya perbudakan manusia di dalam dosa. Kematian Yusuf, Kel 1:6-7 => menunjukkan kematian Kristus. Karena kematian Yusuf mendatangkan bangsa Israel banyak lahir. Anak-anak Israel itu bertambah banyak artinya bertambah banyak gereja. Dalam Spiritual sense kematian Kristus, keinginan daging dimatikan dan kebangkitan roh bertambah. Bangsa Israel yang masuk ke Mesir bersama dengan Yakub Keluaran 1:5, Spiritual meaning ini menunjukkan kelahiran spiritual Yesus Kristus melalui injil. 1 Kor 4:15 => Yakub melahirkan banyak jiwa, tidak ada seorang pun yang melahirkan sejiwa kecuali dia dilahirkan dari orang yang memiliki bagian injil. 1 Kor 4:15 => melalui injil kita di lahirkan melalui para rasul. Gal 4:19 => para rasul itu seperti bapa dan gereja itu seperti ibu.

Menurut Clement: Doctrinal sense; A prophetic signification; A philosophical sense; And a mystical sense. Tipologi => Christologikal sense artinya semua menuju kepada Kritsus. Objek semuanya tertuju kepada Kristus. Banyak bayang-bayang juga dalam perjanjian lama tertuju kepada Kristus. Mengapa pakai alegori dan tipologi sebab orang-orang Yahudi membaca kitab suci dengan menggunakan tipology dan allegory. Allegori pertama kali yang dipakai itu dari Philo’s dan diikuti dengan sekolah yang di Alexandia. Alegori dari Philo ini yang diadopsi oleh bapa-bapa gereja di Alexandia. Philo hanya melihat apa yang dia baca (PL) hanya sebatas moral saja, belum mencapai spiritual meaning. Sekolah teologi yang kedua adalah sekolah yang dari Antiochia. Mereka sangat berhati-hati dengan Tipology dan Alegory. Mereka seperti Chrisostom, jerom, Hillary. Sekolah Antioch ini tipologi clemen itu ditekenakan seminim mungkin yang lebih di diutamakan adalah historical sense atau literal sense. Puncaknya disini Christ => yang menggabungkan atau melihat Histori, Theori dan moral sense dengan seimbang. Sedangakan John. Chris: Theorical, Historikal, dan moral sense.

Contoh

  1. Musa => sebagai Kristus.
  2. Banjir = baptisan dan pula penghakiman.
  3. Semua korban dari perjanjian Lama => antisipasi dari Kalvari (penyaliban Kristus).
  4. Menyebrangi laut mereh => Baptisan
  5. Makan manna => Pejamuan Kudus
  6. Jatuhnya tembok Yerikho => kiamat

Istilah yang dipakai itu disebut debagai Theoria sense.

Alexandia School, Origen:

Alkitab itu sumber dari iman da nada 3 model penafsirannya:

  1. Literal sense
  2. Spiritual vision
  3. Pratical sense

Seperti manusia itu diberikan 3 unsur, demikian juga Alkitab terdiri dari 3 yaitu tubuh (tulisan itu sendiri) dibalik tulisan ini ada roh (hubungannya dengan Allah) dan jiwa (moral sense dan ada hubungannya dengan sesama). Dari 3 elemen ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Alkitab itu ada jiwa yang tuliskan oleh Roh Kudus. Firman =è dapat menjadi daging. Demikian pula dengan Alkitab “divined ispired =è human langue. Pada saat kita membaca kitab suci terjadilah proses penafsiran. Karena tafsiran kita bermacam-macam maka gereja yang melahirkan kitab memiliki cara untuk manafsir kitab suci. Roh Kudus yang menginspirasi atau menuliskan Yoh 14:26, Lukas 24:44-45, yang menuliskan tentang Kristus. Dalam membaca kitab suci harus mengisi hati dan jiwa itu dengan membuka Nous kita. Christ mengatakan membaca kitab suci ibarat kita membuka pintu surga. Jika Firman menjadi daging maka divinely juga menjadi human

Pemuliaan Tuhan itu dipancarkan melalui memancarkan kasih Allah itu dalam wujud diri manusia. John Damascus: mengajarkan kitab suci itu memberikan pertumbuhan bagi jiwa kita yang memperkaya dan menghasilkan buah. Meditasi secara konstan tentang kitab suci mengisi jiwa kita dan menjadi satu sukacita bagi jiwa kita. Membaca injil jauh lebih hebat dari pada pengajaran lain. Dalam injil itu melalui Allah sendiri berbicara kepada kita dan PL melalui hambanya Dia berbicara kepada kita. Seperti Bunga yang ada di dalam taman yang dapat kita pilih. Demikian pula ketika kita membaca kitab suci yang dapat kita pilih tokoh siapakah yang dapat kita pelajari dari mereka dan teladan apa yang kita teladani dalam kehidupan spiritual kita.

Bagaimana church father membaca kitab suci?

Bacalah dengan mengunyah dan dengan kerendahan hati di dalam pikiranmu dan dalam Spiritual harus menyukainya dan aplikasikan bagi dirimu. Alkitab itu seperti air. Tetapi karena Yesus telah mengubah air itu menjadi anggur demikian pula dengan Alkitab yang seperi air dan dapat diubah menjadi anggur yang manis oleh Yesus. Menjadi anggur artinya identic dengan darah Kristus “perjamuan kudus”. Demikian jika kita membaca kitab suci yang tidak mempermalukan diri kita dan orang lain tetapi menyelamatkan orang lain.

Spiritual father menganggap membaca kitab suci itu sebagai makanan rohani yang bukan hanya mengeksegesis dan mengisi pengetahuan saja. Makan berarti mengunyah dan menikmati rasanya seperti apa. Para Asketik menghafal Mazmur, sehingga mereka dapat mengutipnya. Pada saat kita membaca kitab suci bukan kata-kata yang dilihat tetapi melihat itu sebagai suratnya Kristus dan Kristus yang berbicara kepada mereka. Bagaimana kita membaca kitab suci? Tidak cuman membaca halaman demi halaman tetapi kunyahlah setiap halaman atau setiap kata. Akan tetapi jangan terburu-buru ke halaman berikutya, “berhenti” sebab Allah itu sedang berbicara kepada kamu atau sedang mendekati kamu. Irenius mengatakan: bacalah kitab suci dengan penatua-penatua sebab mereka yang mewarisi ajaran para rasul yang berasal dari Kristus. Filemon mengatakan: Biarlah hatimu itu selalu baca kitab suci, misalnya mazmur atau tetap mengulang “Jesus Prayer”. Lakukanlah segala sesuatu untuk kamu jangan untuk orang lain. Christ: bacalah seseing mungkin ketika kamu lagi duduk dan kunyahlah itu dengan benar dan hati-hati. Oleh sebab itu jangan asal menafsir dan ujilah mereka apakah benar yang mereka tulis atau tidak. Catatlah mana yang jelas dan catatlah mana yang tidak jelas. Lalu siapkan untuk dapat diajarkan dan dikhotbahkan.

Misalnya:

Jefanya 2:1-3

Tentang pertobatan ada 3 panggilan Ilahi:

  1. Carilah Allah => menunjukkan kepada Kristus Tuhan itu Kol 1:19, Filipi 2:8-11
  2. Carilah kebenaran => kebenaran itulah Yesus sendiri Yoh 14:6
  3. Dan carilah kerendahan hati.

Artinya kita mencari Kristus. Jika ingin bertobat maka carilah dahulu Kristus sendiri. Jika kita mencari Allah dan menemukannya, apakah kita tetap selamat atau tidak? Filipi 2:3. Jika Yesus rendah hati maka kita mesti rendah hati dan jika Dia kebenaran maka marilah kita di dalam kebenaran itu dan jika Ia Tuhan di dalam aku maka aku harus melakukan apa yang Ia perintahkan.

Membaca kitab suci harus dipandu oleh church father. Sebab di dalam 2 Petrus 1:20-21 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah, mengapa? Karena ada konversi “nubuat”. Allah memilih bangsa Israel sama seperti bangsa Israel menjadi gerejanya, Roma 12:6, 2 Samuel 23:2. Roh Kudus sendiri yang tahu bagaimana menafsir Alkitab itu. Melalui Dialah yang menginspirasi kepada para nabi, rasul dan orang-orang kudus. Roh Kudus mengajari para rasul Yoh 14:26. Peran bapa gereja inilah yang mengiprestasikannya.

Alkitab adalah gambar/ikon Kristus yang tertulis “the verbal icon of Christ”. Demikian pula dengan homilinya the oral icon of Christ.

Marniwati Gulo

Eksegesis PB (Perjanjian Baru)

Semester 5                   

Tugas ke 13

05 November 2019

Dosen: Dr. Hendi Wijaya, S.S

SUMMARY BAHASA IBRANI 1

Kitab septuaginta:

Salah satu yang menerjemahkan bahasa Ibrani ke bahasa Yunani, yaitu Simeon. Alasan mengapa kita sangat mempertahankan kitab Septuaginta karena Allah bercampur tangan dalam menerjemahkannya. Yesaya 7:14 = terjemahan LAI kurang akurat menenai “seorang perempuan muda” tetapi di terjemahkan dalam kitab septuaginta yaitu virgin atau perawan. Alasan semuanya ini mengapa itu sangat perlu, sebab seorang perempuan muda belum tentu perawan dan begitu juga dengan sebaliknya. Pelajaran yang dibahas saja yaitu: membaca dalam bahasa Ibrani, menulis, Sintaksis atau terjemahan dan morphologi atau menguraikan kata-katanya (digunakan untuk diparshing) parshing artinya mengidentifikasi.

Shewa merupakan tanda titi dua (: dan ..) ada dua fungsi yaitu silent shewa (tidak diucapkan tapi ada) dan vocal shewa (ada dan diucapkan). Dages forte merupakan tanda titik (.) yang berada di dalam counsonant dan digunakan dengan double counsonant. Ada beberapa istilah yang muncul di dalam bahasa ibrani jika kita pashing di bible works. Sentence merupakan subjek (noun) + predikat (verb). Masculine artinya laki-laki bentuk tunggal dan maskulin merupakan jamak. Dalam bahasa ibrani terdapat 23 kounsonant dan ada yang disebut dengan kultural. Kultural adala kounsonant yang lemah seperti (alef, ayin, dan res). Definiti article artinya menandakan benda itu sudah tentu (mengunci kata benda). Preposition (kata penghubung) yaitu Be, Le, dan Ke. preposition terdapat 3 macam, yaitu: independent (preposition yang berdiri sendiri), tanda maqqef (tanda mines diatas konsounant) dan inseparable (digabungkan dan tidak bisa dipisahkan).

Kata sifat selalu menerangkan kata benda. Ada 3 macam penggunaan kata sifat: pertama, berfungsi sebagai attributive artinya menjelaskan secara langsung kata bendanya. kedua, predicative artinya kata yang sudah menjadi kalimat. ketiga, substantival artinya sebagai kata sifat yang tanpa diikuti dengan kata benda atau kata bendanya terdapat di dalam kata sifat.

Suffix/ akhiran adalah menjelaskan tentang kepunyaan, bisa menjadi objek. Suffix diletakkan pada objective yang diikuti dengan preposition.

Kata kerja terdapat:

  1. Qal = aktif. Misalnya makan
  2. Niphal = pasif
  3. piel = penekanan (aktif, intensif) sungguh memakan
  4. pual = “sungguh-sungguh dibaca” (pasif intensif)
  5. hiphil = menyebabkan sesuatu terjadi. Misalnya saya makan jadi saya menyebabkan orang lain makan. (kosatif aktif)
  6. Hophal = sesuatu di makan (kosatif jadi pasif)
  7. Hitphael = pasif, refleksi,misalnya dia bersembunyi jadi dia menyembunyikan dirinya. baca dengan dirinya sendiri.

Verbal counjugations

  1. Perfect => complete action (tindakan yang selesai). saya membaca
  2. Imperfect => Incomplete Action (sedang berlangsung, belum selesai) dia sedang membaca
  3. Imperative => perintah dari orang kedua untuk mengerjakan suatu tindakan. kamu bacalah ini
  4. Cohortative => perintah yang lebih halus (permohonan atau permintaan), bisa digunakan untuk menentukan tujuan atau hasil tetapi orang pertama. bolehkah saya membaca?
  5. Jussive => sama dengan cohortative tetapi orang ketiga (mereka). bolehkah mereka membaca?
  6. Infinitive (verbal noun, kata benda yang berasal dari kata kerja) diikuti oleh kata “to” dia ingin baca

Jika di dalam ayat terdapat imperative + imperfect => tujuan. Maksudnya dapat diterjemahkan dengan kata tujuan. Demikian pula jika ada impertif + perfect maka diterjemahkan dengan perintah. Kata (+) artinya waw consecutive. Normalnya Sentence/kalimat = kata kerja (predikat) => subjek => objek. Tetapi, jika objek/subjek terdapat diawal kalimat maka ia menandakan penekanan.

Perfect artinya sudah selesai dan lampau dan imperfect adalah belum selesai dan bersifat akan datang. Perfek => lampau selesai (past, konteks), past artinya lampau dari lampau, sekarang (tapi lihat konteks). Imperfect => future (will/ akan), mengikuti subjek dan tergantung pada konteks.

Qal imperative artinya aktif dan larangan. Imperative merupakan bentuk perintah keras yang menggunakan “orang kedua”. Qal Cohortative menggunakan orang pertama. Qal Jussive berupa permohonan yang menggunakan orang ketiga.

Pengetahuan tentang bahasa ibrani dapat membantu kita lebih mudah untuk mengerti dari isi kitab suci. Mengetahui arti dari bahasa asli membuat pembaca kitab suci mengerti benang merah dari kita suci. Benang merahnya adalah Kristus. Perjanjian Lama merupakan bayang-bayang dari Kristus. Ada banyak terdapat nubuat-nubuat tentang kedatangan Kristus pula. Maka belajar kitab suci lebih berharga dari pada hal lainnya.

QAL IMPERATIVE/ AKTIF LARANGAN

Yeremia 29:7

  וְדִרְשׁ֞וּ אֶת־שְׁל֣וֹם הָעִ֗יר אֲשֶׁ֙ר הִגְלֵ֤יתִי אֶתְכֶם֙ שָׁ֔מָּה וְהִתְפַּֽלְל֥וּ בַעֲדָ֖הּ אֶל־יְהוָ֑ה כִּ֣י בִשְׁלוֹמָ֔הּ יִהְיֶ֥ה לָכֶ֖ם שָׁלֽוֹם׃ פ

Cara baca:

vedireshu et-selom ha’ir aser higeleti etekem shamah vehitepalelu ba’ada el-yahweh ki biselomah yiheyah lakem shalom

 But seek (  וְדִרְשׁ֞וּ) the welfare (ֶת־שְׁל֣וֹם) of the city (הָעִ֗יר) where (אֲשֶׁ֙ר) I (הִגְלֵ֤יתִ) have sent you (אֶתְכֶם֙) into exile (הִגְלֵ֤יתִ), and pray (וְהִתְפַּֽלְל֥וּ) to the LORD (אֶל־יְהוָ֑ה) on its behalf (בַעֲדָ֖הּ), for (כִּ֣י) in its welfare (בִשְׁלוֹמָ֔הּ) you will find (יִהְיֶ֥ה) your (לָכֶ֖ם) welfare (שָׁלֽוֹם). (Jer. 29:7 RSV)

Kejadian. 16:5

וַתֹּ֙אמֶר שָׂרַ֣י אֶל־אַבְרָם֘ חֲמָסִ֣י עָלֶיךָ֒ אָנֹכִ֗י נָתַ֤תִּי שִׁפְחָתִי֙ בְּחֵיקֶ֔ךָ וַתֵּ֙רֶא֙ כִּ֣י הָרָ֔תָה וָאֵקַ֖ל בְּעֵינֶ֑יהָ יִשְׁפֹּ֥ט יְהוָ֖ה בֵּינִ֥י וּבֵינֶֽי֗ךָ׃

 (Gen. 16:5 WTT)

cara baca:

vatomer sara el-aberam hamasi aleka aniki natati sipekati bekhekeka fatire ki haratah vaekal beeniha yisepit yehyah beni ubeneyika.

And said (ַתֹּ֙אמֶר) Sarai (שָׂרַ֣י) said to Abram (ֶל־אַבְרָם֘), “May the wrong (חֲמָסִ֣י) done to me (אָנֹכִ֗י) be on you (עָלֶיךָ֒)! I gave (נָתַ֤תִּי) my maid (שִׁפְחָתִי֙) to your embrace (בְּחֵיקֶ֔ךָ), and when she saw (וַתֵּ֙רֶא֙) that (כִּ֣י) she had conceived (הָרָ֔תָה), she looked on me (וָאֵקַ֖ל) with contempt (בְּעֵינֶ֑יהָ). May the LORD judge (יִשְׁפֹּ֥ט) between you and (וּבֵינֶֽי֗ךָ) between me (בֵּינִ֥י)!” (Gen. 16:5 RSV)

Kejadian 31:44

וְעַתָּ֗ה לְכָ֛ה נִכְרְתָ֥ה בְרִ֖ית אֲנִ֣י וָאָ֑תָּה וְהָיָ֥ה לְעֵ֖ד בֵּינִ֥י וּבֵינֶֽךָ׃

 (Gen. 31:44 WTT)

cara baca:

veatah lecah nikeretah berit ani vaatah vehayah le’ed beni ubeneka

Come now (וְעַתָּ֗ה), let us (לְכָ֛ה) make (נִכְרְתָ֥ה) a covenant (בְרִ֖ית), you and (וָאָ֑תָּה) I (אֲנִ֣י); and let it be (וְהָיָ֥ה) a witness (לְעֵ֖ד) between me (בֵּינִ֥י) you and (וּבֵינֶֽךָ) me.” (Gen. 31:44 RSV)

Nehemia 2:17

  וָאוֹמַ֣ר אֲלֵהֶ֗ם אַתֶּ֤ם רֹאִים֙ הָרָעָה֙ אֲשֶׁ֣ר אֲנַ֣חְנוּ בָ֔הּ אֲשֶׁ֤ר יְרוּשָׁ֙לִַם֙ חֲרֵבָ֔ה וּשְׁעָרֶ֖יהָ נִצְּת֣וּ בָאֵ֑שׁ לְכ֗וּ וְנִבְנֶה֙ אֶת־חוֹמַ֣ת יְרוּשָׁלִַ֔ם וְלֹא־נִהְיֶ֥ה ע֖וֹד חֶרְפָּֽה׃

 (Neh. 2:17 WTT)

cara baca:

vaomar alehem atem ro’im haraah aser anakenu bah aser yerusalem harebah useareha nietu baes leku venibeneh  et-khomat yerusalem

Then I said (וָאוֹמַ֣ר) to them (אֲלֵהֶ֗ם), “You (אַתֶּ֤ם) see (רֹאִים֙) the trouble (הָרָעָה֙) we (אֲנַ֣חְנוּ) are (אֲשֶׁ֣ר) in (בָ֔הּ), how (אֲשֶׁ֤ר) Jerusalem (יְרוּשָׁ֙לִַם֙) lies in ruins (חֲרֵבָ֔ה) with its gates (וּשְׁעָרֶ֖יהָ) burned (נִצְּת֣וּ). Come, let (בָאֵ֑שׁ) us build (וְנִבְנֶה֙) the wall (אֶת־חוֹמַ֣ת) of Jerusalem (  יְרוּשָׁלִַ֔ם ) that we may no (  וְלֹא־נִהְיֶ֥ה ) longer (  ע֖וֹד ) suffer disgrace (  חֶרְפָּֽה׃).” (Neh. 2:17 RSV)

2 Raja-raja 1:6

  וַיֹּאמְר֙וּ אֵלָ֜יו אִ֣ישׁ׀ עָלָ֣ה לִקְרָאתֵ֗נוּ וַיֹּ֣אמֶר אֵלֵינוּ֘ לְכ֣וּ שׁוּבוּ֘ אֶל־הַמֶּ֣לֶךְ אֲשֶׁר־שָׁלַ֣ח אֶתְכֶם֒ וְדִבַּרְתֶּ֣ם אֵלָ֗יו כֹּ֚ה אָמַ֣ר יְהוָ֔ה הַֽמִבְּלִ֤י אֵין־אֱלֹהִים֙ בְּיִשְׂרָאֵ֔ל אַתָּ֣ה שֹׁלֵ֔חַ לִדְרֹ֕שׁ בְּבַ֥עַל זְב֖וּב אֱלֹהֵ֣י עֶקְר֑וֹן לָ֠כֵן הַמִּטָּ֞ה אֲשֶׁר־עָלִ֥יתָ שָּׁ֛ם לֹֽא־תֵרֵ֥ד מִמֶּ֖נָּה כִּֽי־מ֥וֹת תָּמֽוּת׃

 (2 Ki. 1:6 WTT)

cara baca:

wayyö´mürû ´ëläyw ´îš `älâ liqrä´tëºnû wayyöº´mer ´ëlênû lükû šûbû ´el-hammeºlek ´ášer-šälaH ´etkem wüdiBBarTem ´ëläyw Köh ´ämar yhwh(´ädönäy) ha|miBBülî ´ên-´élöhîm BüyiSrä´ël ´aTTâ šölëªH lidröš Bübaº`al zübûb ´élöhê `eqrôn läkën hammi††â ´ášer-`älîºtä ššäm lö|´-tërëd mimmeºnnâ Kî|-môt Tämût (2 Ki. 1:6 BHT)

And they said (וַיֹּאמְר֙וּ) to him (אֵלָ֜יו), “There came (עָלָ֣ה) a man (אִ֣ישׁ׀) to meet us (לִקְרָאתֵ֗נוּ), and said (  וַיֹּ֣אמֶר ) to us (  אֵלֵינוּ ), `Go (  לְכ֣וּ) back (    שׁוּבוּ) to the king (אֶל־הַמֶּ֣לֶךְ ) who sent (אֲשֶׁר־שָׁלַ֣ח) you (  אֶתְכֶם ), and say to him (  וְדִבַּרְתֶּ֣ם), Thus says (  כֹּ֚ה אָמַ֣ר ) the LORD (  יְהוָ֔ה ), Is it because there is no God (  אֵין־אֱלֹהִים ) in Israel (  בְּיִשְׂרָאֵ֔ל ) that you are (  אַתָּ֣ה ) sending (  שֹׁלֵ֔חַ ) to inquire ( לִדְרֹ֕שׁ) of Baalzebub (    בְּבַ֥עַל זְב֖וּב), the god (  אֱלֹהֵ֣י ) of Ekron (  עֶקְר֑וֹן ) ? Therefore you shall not come down (  לֹֽא־תֵרֵ֥ד) from him (  מִמֶּ֖נָּה) the bed (  הַמִּטָּ֞ה ) to which you have gone (  אֲשֶׁר־עָלִ֥יתָ ), but shall surely die (  כִּֽי־מ֥וֹת תָּמֽוּת׃ ).'” (2 Ki. 1:6 RSV)

Bil 11:13

מֵאַ֤יִן לִי֙ בָּשָׂ֔ר לָתֵ֖ת לְכָל־הָעָ֣ם הַזֶּ֑ה כִּֽי־יִבְכּ֤וּ עָלַי֙ לֵאמֹ֔ר תְּנָה־לָּ֥נוּ בָשָׂ֖ר וְנֹאכֵֽלָה׃

 Where (  מֵאַ֤יִן ) am I to (  לִי֙ ) get meat (  בָּשָׂ֔ר ) to give (  לָתֵ֖ת) to all this people? ( לְכָל־הָעָ֣ם הַזֶּ֑ה  ) For they weep (  כִּֽי־יִבְכּ֤וּ ) before me (  עָלַי) and say (  לֵאמֹ֔ר), `Give us (  תְּנָה־לָּ֥נוּ ) meat (  בָשָׂ֖ר ) that we may eat (  וְנֹאכֵֽלָה׃  ).’ (Num. 11:13 RSV)

Maz 34:15

  ס֣וּר מֵ֭רָע וַעֲשֵׂה־ט֑וֹב בַּקֵּ֖שׁ שָׁל֣וֹם וְרָדְפֵֽהוּ׃

 (Ps. 34:15 WTT)

Depart (  ס֣וּר ) from evil (  מֵ֭רָע ), and do good (  וַעֲשֵׂה־ט֑וֹב ); seek (  בַּקֵּ֖שׁ ) peace (  שָׁל֣וֹם ), and pursue it (וְרָדְפֵֽהוּ׃)

2 Tawarik 20:17

RSV  2 Chronicles 20:17 You will not need to fight in this battle; take your position, stand still, and see the victory of the LORD on your behalf, O Judah and Jerusalem.’ Fear not, and be not dismayed; tomorrow go out against them, and the LORD will be with you.”

  לֹ֥א לָכֶ֖ם à You will not need à diikuti oleh suffix (kamuà plural

  לְהִלָּחֵ֣ם à to fight diikuti particle preposition

  בָּזֹ֑את à in this battle

  הִתְיַצְּב֣וּ עִמְד֡וּ à take your position, stand still à qal imperative (perintah langsung

  וּרְא֣וּ à and see à qal imperative (perintah langsung

  אֶת־יְשׁוּעַת à the victory

  יהוָ֙ה עִמָּכֶ֜ם à of the LORD on your behalf à diikuti suffix (your)

  יְהוּדָ֣ה וִֽירוּשָׁלִַ֗ם à O Judah and Jerusalem

  אַל־תִּֽירְאוּ֙ וְאַל־תֵּחַ֔תּוּ à Fear not, and be not dismayed à qal imperative

  מָחָר֙ צְא֣וּ לִפְנֵיהֶ֔ם à tomorrow go out against them à diikuti oleh qal imperative (perintah langsung) dan suffix (them-plural (

  (וַיהוָ֖ה עִמָּכֶֽם׃ )and the LORD will be with you

Maz. 19:14

גַּ֤ם מִזֵּדִ֙ים׀ חֲשֹׂ֬ךְ עַבְדֶּ֗ךָ אַֽל־יִמְשְׁלוּ־בִ֣י אָ֣ז אֵיתָ֑ם וְ֜נִקֵּ֗יתִי מִפֶּ֥שַֽׁע רָֽב׃

Keep back (חֲשֹׂ֬ךְ) thy servant (עַבְדֶּ֗ךָ) also (גַּ֤ם) from presumptuous sins (מִזֵּדִ֙ים׀); let them not have dominion over me (אַֽל־יִמְשְׁלוּ־בִ֣י)! Then I shall be blameless (אֵיתָ֑ם), and innocent (וְ֜נִקֵּ֗יתִי) of great (רָֽב׃) transgression (מִפֶּ֥שַֽׁע). (Ps. 19:13 RSV)

Yeremia 11:6

RSV  Jeremiah 11:6 And the LORD said to me, “Proclaim all these words in the cities of Judah, and in the streets of Jerusalem: Hear the words of this covenant and do them.

  וַיֹּ֤אמֶר יְהוָה  à And the LORD said  à telah selesai, karena diikuti waw consenc imperfect

  אֵלַ֔י à to me à diikuti oleh particle preposition suffix à me

  קְרָ֙א à Proclaim à perintah lansung karena diikuti qal imperative

    אֶת־כָּל־הַדְּבָרִ֤ים הָאֵ֙לֶּה à all these words

                                                                                               יְהוּדָ֔ה וּבְחֻצ֥וֹת יְרוּשָׁלִַ֖ם לֵאמֹ֑ר

 –> in the cities of Judah, and in the streets of Jerusalem  

  שִׁמְע֗וּ à Hear à perintah langsung karena diikuti qal imperative

  אֶת־דִּבְרֵי à the words of

  הַבְּרִ֣ית à  covenant

  הַזֹּ֔את à this à adjective yang berfungsi sebaga attributive

  וַעֲשִׂיתֶ֖ם אוֹתָֽם à and do them à sedang berlangsung karena diikuti waw consec perfect dan suffix (themà plural)

Marniwati Gulo

Ibrani 1

Tugas 9

PERFECT AND IMPERFECT

Bilangan 22:35

  וַיֹּאמֶר֩ מַלְאַ֙ךְ יְהוָ֜ה אֶל־בִּלְעָ֗ם לֵ֚ךְ עִם־הָ֣אֲנָשִׁ֔ים וְאֶ֗פֶס אֶת־הַדָּבָ֛ר אֲשֶׁר־אֲדַבֵּ֥ר אֵלֶ֖יךָ אֹת֣וֹ תְדַבֵּ֑ר וַיֵּ֥לֶךְ בִּלְעָ֖ם עִם־שָׂרֵ֥י בָלָֽק׃

And the angel of the LORD (וַיֹּאמֶר֩ מַלְאַ֙ךְ יְהוָ֜ה) said to Balaam (אֶל־בִּלְעָ֗ם), “Go (לֵ֚ךְ) with the men (עם־הָ֣אֲנָשִׁ֔ים); but only (וְאֶ֗פֶס) the word (אֶת־הַדָּבָ֛ר) which I bid you (אשֶׁר־אֲדַבֵּ֥ר אֵלֶ֖יךָ), that shall you speak (  אֹת֣וֹ תְדַבֵּ֑ר).” So Balaam went on (  וַיֵּ֥לֶךְ בִּלְעָ֖ם) with the princes (עִם־שָׂרֵ֥י) of Balak (בָלָֽק). (Num. 22:35 RSV)

Kej 17:5

וְלֹא־יִקָּרֵ֥א ע֛וֹד אֶת־שִׁמְךָ֖ אַבְרָ֑ם וְהָיָ֤ה שִׁמְךָ֙ אַבְרָהָ֔ם כִּ֛י אַב־הֲמ֥וֹן גּוֹיִ֖ם נְתַתִּֽיךָ׃

 No longer shall (וְלֹא־יִקָּרֵ֥א) your name be Abram (וְלֹא־יִקָּרֵ֥א), but your name shall be (וְהָיָ֤ה שִׁמְךָ) Abraham (אבְרָהָ֔ם); for (כִּ֛י) I have made you (נְתַתִּֽיךָ) the father of a multitude (אַב־הֲמ֥וֹן) of nations (גּוֹיִ֖ם). (Gen. 17:5 RSV)

Yesaya 56: 7

  וַהֲבִיאוֹתִ֞ים אֶל־הַ֣ר קָדְשִׁ֗י וְשִׂמַּחְתִּים֙ בְּבֵ֣ית תְּפִלָּתִ֔י עוֹלֹתֵיהֶ֧ם וְזִבְחֵיהֶ֛ם לְרָצ֖וֹן עַֽל־

מִזְבְּחִ֑י כִּ֣י בֵיתִ֔י בֵּית־תְּפִלָּ֥ה יִקָּרֵ֖א לְכָל־הָעַמִּֽים׃

RSV Isaiah 56:7 these I will bring to my holy mountain, and make them joyful in my house of prayer; their burnt offerings and their sacrifices will be accepted on my altar; for my house shall be called a house of prayer for all peoples.

Terjemahan:

  וַהֲבִיאוֹתִ֞ים (these I will bring)  אֶל־הַ֣ר (to mountain)  קָדְשִׁ֗י (my holy)  וְשִׂמַּחְתִּים֙ (and make them joyful)  בְּבֵ֣ית (In my house)  תְּפִלָּתִ֔י (of prayer)  תְּפִלָּתִ֔י (their burnt offerings)  וְזִבְחֵיהֶ֛ם (and their sacrifices)  לְרָצ֖וֹן (will be)  עַֽל־מִזְבְּחִ֑י (accepted on my altar)  כִּ֣י (for)  בֵיתִ֔י (my house)  בֵּית־תְּפִלָּ֥ה   (house of prayer)  יִקָּרֵ֖א (shall be called)  לְכָל־הָעַמִּֽים׃ (for all peoples)

IBRANI RSV
וַהֲבִיאוֹתִ֞ים these I will bring
אֶל־הַ֣ר to mountain
קָדְשִׁ֗י my holy
וְשִׂמַּחְתִּים֙ and make them joyful
בְּבֵ֣ית In my house
תְּפִלָּתִ֔י of prayer
תְּפִלָּתִ֔י their burnt offerings
וְזִבְחֵיהֶ֛ם and their sacrifices
לְרָצ֖וֹן will be
עַֽל־מִזְבְּחִ֑י accepted on my altar
בֵיתִ֔י my house
בֵּית־תְּפִלָּ֥ה    house of prayer
יִקָּרֵ֖א shall be called
לְכָל־הָעַמִּֽים׃ for all peoples

Didaskalia:

Rumah doa, gunung Kudus, segala korban bakaran dan korban sembelihan yang dibakar dan disembih diatasya itulah persembahan yang berkenan kepada Allah dan yang Allah terima dari kita.

Christ center/ Spiritual

Yoh. 2, tubuh Yesus yang menjadi gunung kudus, rumah doa, korban bakaran dan sembihan yang persmebhakan kepada Allah, sehingga Allah menerima kita sebagai umat-Nya. Maka, sekarang yang disebut rumah doa itu adalah gereja yang terbuka untuk semua bangsa. Segala korban yang dibakar dan disembelih telah dilakukan oleh Kristus. Tetapi sekarang kita tidak perlu dibakar dan tidak perlu dipersembil. Melainkan tubuh ini yang menjadi persembhannya dan menjadikannya sebagai korban yang dibakar yaitu dupa.

Moral

Rom. 12:2, yang menjadi korban itu adalah tubuh kita yang menjadi rumah doa, gereja yang menjadi persembahan kita kepada Allah. Hidup ini yang menjadi dupa yang berbau harum di hadapan Allah dan yang berkenan dihadapannya. Dupa yang dibakar dan yang berbau harum ini adalah ketika kita berdoa.

Kejadian 5:24

וַיִּתְהַלֵּ֥ךְ חֲנ֖וֹךְ אֶת־הָֽאֱלֹהִ֑ים וְאֵינֶ֕נּוּ כִּֽי־לָקַ֥ח אֹת֖וֹ אֱלֹהִֽים׃ פ

Enoch walked (וַיִּתְהַלֵּ֥ךְ) with God (את־הָֽאֱלֹהִ֑ים); and he was not (וְאֵינֶ֕נּוּ), for God took (כִּֽי־לָקַ֥ח) with him (  אֹת֖וֹ אֱלֹהִֽים׃ פ). (Gen. 5:24 RSV)

Maz. 116:9

  אֶ֭תְהַלֵּךְ לִפְנֵ֣י יְהוָ֑ה בְּ֜אַרְצ֗וֹת הַֽחַיִּֽים׃

 I walk before the LORD in the land of the living. (Ps. 116:9 RSV)

Terjemahan:

I walk  (  אֶ֭תְהַלֵּךְ ) before (  לִפְנֵ֣י ) the LORD (  יְהוָ֑ה ) in the land (  בְּ֜אַרְצ֗וֹת ) of the living (  הַֽחַיִּֽים׃)

  אֶ֭תְהַלֵּךְ לִפְנֵ֣י יְהוָ֑ה בְּ֜אַרְצ֗וֹת הַֽחַיִּֽים׃

 

Terjemahan literal:

I walk to fronts Lord in land the living.

Maz. 13:2

עַד־אָ֙נָה אָשִׁ֪ית עֵצ֡וֹת בְּנַפְשִׁ֗י יָג֣וֹן בִּלְבָבִ֣י יוֹמָ֑ם עַד־אָ֓נָה׀ יָר֖וּם אֹיְבִ֣י עָלָֽי׃

 How long must I bear pain in my soul, and have sorrow in my heart all the day? How long shall my enemy be exalted over me? (Ps. 13:2 RSV)

Terjemahan:

How long (  עַד־אָ֙נָה ) must I bear (  אָשִׁ֪ית) pain (  עֵצ֡וֹת ) in my soul (  בְּנַפְשִׁ֗י ), and have sorrow (  יָג֣וֹן ) in my heart (  בִּלְבָבִ֣י) all the day (  יוֹמָ֑ם )? How long (  עַד־אָ֓נָה ) shall my enemy (  אֹיְבִ֣י ) be exalted (  יָר֖וּם ) over me (  עָלָֽי׃)?

  עַד־אָ֙נָה אָשִׁ֪ית עֵצ֡וֹת בְּנַפְשִׁ֗י יָג֣וֹן בִּלְבָבִ֣י יוֹמָ֑ם עַד־אָ֓נָה׀ יָר֖וּם אֹיְבִ֣י עָלָֽי׃

Terjemahan Literal:

How long shall i put counsel in my soul, sorrow in my heart daily/ daytime?  How long my anemy he raise over me?

Kejadian 8:1

וַיִּזְכֹּ֤ר אֱלֹהִים֙ אֶת־נֹ֔חַ וְאֵ֤ת כָּל־הַֽחַיָּה֙ וְאֶת־כָּל־הַבְּהֵמָ֔ה אֲשֶׁ֥ר אִתּ֖וֹ בַּתֵּבָ֑ה וַיַּעֲבֵ֙ר אֱלֹהִ֥ים ר֙וּחַ֙ עַל־הָאָ֔רֶץ וַיָּשֹׁ֖כּוּ הַמָּֽיִם׃

But God remembered (  וַיִּזְכֹּ֤ר אֱלֹהִים֙) Noah (  אֶת־נֹ֔חַ) and (  וְאֵ֤ת ) all the beasts (  כָּל־הַֽחַיָּה ) and all the cattle (   וְאֶת־כָּל־הַבְּהֵמָ֔ה) that were (   אֲשֶׁ֥ר ) with him (  אִתּ֖וֹ ) in the ark (  בַּתֵּבָ֑ה ). And God made (  וַיַּעֲבֵ֙ר אֱלֹהִ֥ים ) a wind (  ר֙וּחַ) blow over the earth (  עַל־הָאָ֔רֶץ ), and the waters subsided (  וַיָּשֹׁ֖כּוּ הַמָּֽיִם׃); (Gen. 8:1 RSV)

  וַיִּזְכֹּ֤ר אֱלֹהִים֙ אֶת־נֹ֔חַ וְאֵ֤ת כָּל־הַֽחַיָּה֙ וְאֶת־כָּל־הַבְּהֵמָ֔ה אֲשֶׁ֥ר אִתּ֖וֹ בַּתֵּבָ֑ה וַיַּעֲבֵ֙ר אֱלֹהִ֥ים ר֙וּחַ֙ עַל־הָאָ֔רֶץ וַיָּשֹׁ֖כּוּ הַמָּֽיִם׃

Terjemahan literal:

And God remembered Noah and all the all the living thing, and all the cattle who with him in the ark. And God made wind over the earth and the waters subsided.

Marniwati Gulo

Ibrani 1

Tugas 8

SUMMARY DOGMATIKA 4

Kejatuhan manusia di dalam dosa di akibatkan dengan ketidaktaatan Adam dan hawa pada firman Tuhan, sehingga mansuia putus hubungan dengan Tuhan. Mulai dari situlah ada benalu yang menghisap manusia untuk bisa mati. Dosa, maut/ kematian (penderitaan), dan iblis ibarat dengan benalu yang suka lengket ke pohon yang bersifat untuk membunuh dan menjadikan pohon tidak dapat berbuah dan mati. Ibarat benalu itulah iblis, maut, dan dosa. Tetapi Firman Allah akan menjelma untuk menyelamatkan manusia dari benalu yang lengket dan menghimpit manusia itu. Maka, Anak Tunggal Allah yang disebut dengan Firman-Nya akan menjelma menjadi manusia. Firman yang mengambil daging, darah dan tubuh serta roh manusia itu. Ia menjelma sebab tubuh manusia itu telah rusak karena benalu tersebut. Sehingga daging dan darah manusia menjadi salah satu alat atau sarana yang dipakai Tuhan untuk melakukan karya penebusan dosa manusia.

Segala yang berada di alam telah terkutuk atau berdosa sebab akibat dosa Adam Kejadian 3:17. Seperti yang tertulis di dalam Yoh 6:56 Ia berada di dalam roti, Ia sedang merestorasi hasil dari alam. Ketika kita memakannya maka Kristus seutuhnya ada di dalam hati kita. ini bukan suatu symbol saja melainkan sebuah misteri yang mengatakan bahwa itu adalah tubuh dan darah Kristus Yesus yang melaluinya semua benalu yang menghisap hidup kita telas dilepaskan-Nya. Kertas atau kitab (telah direstorasi dan kertas tidak terkutuk lagi) yakni dalam wujud Firman Yesus. Ini kertas yang berasal dari alam dan alam itu sudah restorasi oleh Allah dan dipakai untuk menuliskan Firman Tuhan.

Tuhan telah memberikan segalanya buat kita, sehingga marilah kita tidak meremehkan karya dari Kristus untuk kita. Mulai sungguh-sungguh menjadikan tubuh ini sebagai bait Allah dan hati ini sebagai wadah dari Roh Kudus. Mengakui Dia sebagai Tuhan dan jurusselamat dengan sepenuh hati melalui perbuatan baik.

Manusia pada naturalnya memiliki faith (iman), hope (pengharapan), dan love (kasih). Pelajaran tentang iman berbicara mengenai pengakuan iman Nicea atau kepercayaan kita kepada Allah yang mahakusa. Pengharapan (hope) berbicara tentang Doa Bapa kami dan Liturgical. Love (kasih yang berisi tentang etica, moralitas dan 10 hukum taurat).

Iman/faith, Roma 1:19-20, 1 Yoh 4:12 => bagaimana kita bisa mengenal dan percaya dengan yang kita tidak kenal. Kamu tau ada Allah? Jika ada bagaimana kamu membuktikan-Nya? Yaitu di esensi Allah itu tidak bisa dibuktikan dengan ilmu fisik atau ilmu alam. Secara esensi-Nya Allah kita tidak bisa mengenal Dia tetapi kita bisa mengenal Allah lewat energy Allah bukan melalui esensi. Allah dibawah esensi-Nya tidak bisa diketahui 1 Timotius 6:16, Efesus 2:19, Efesus 1:12 tak ada seorangpun yang dapat menghampiri-Nya. Esensi dan energy ini adalah bagian dari dalam diri Allah. Kita dapat mengenalnya karena kita ciptaannya, baca Alkitab dan doa. Iman dapat kita lalui melalui alam atau ciptaan Roma 1:19-20. Iman yang natural bisa timbul melaui alam ciptaan, Roma 1:25 => sebenarnya manusia menyembah pencipta bukan ciptaannya. Kita mengenal Allah melalui pewahyuan Yoh 1:18, Ibrani 1: 1-3. Untuk menanggapi pengetahuan yang benar dari kitab suci, kamu harus punya hati yang rendah hati yang tdiak bisa digoncang. Fokuskan dirimu pada tulisan suci itu sehingga kamu akan masuk ke dalam jiwamu dan membentuk gambar yang ada di dalam jiwamu.

Iman yang kita miliki mesti dikerjakan dalam 3 tahap pemurnian diri, yaitu: praktikos (askesis), Theoretikos (menjadi makhluk terang), dan gnostikos (penyatuan kepada Kristus). Kata Niketas Sthethos: Kita akan naik melalui 3 tahap ini: pertama, Praktikos merupakan tahap latihan-latihan yang diperlukan adalah harus disiplin untuk mematikan hal-hal yang menghambat pertumbuhan kerohanian kita. kedua, Theoreticos (illuminative) tahap untuk mencapai Aphatea (bebas dari nafsu dan dosa) sehingga dapat mencapai terang. Menyadari ada hal-hal yang ia capai seperti Rasul Paulus Filipi 3:10, 2:17, 1:23 => pengen pergi dan bersama-sama dengan Kristus. ketiga, Gnostikos artinya dimana kita mencapai kesempurnaan yang dewasa sesuai dengan kesempurnaan Kristus.

Maka, Berkuasalah atas godaan dan jangan biarkan godaan menguasai hatimu sehingga tetap suci dan tetaplah untuk rendah hati dan tidak merasa orang terpenting.

The image of God, Jika manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dimana letak gambar dan rupa Allah itu? Kejadian 2:7 => Allah menciptakan manusia dari debu tanah, Tuhan menghembuskan nafas-Nya ke lubang hidung manusia. Jiwa manusia yang berasal dari Allah Zakharia 12:1b, Pengkhotbah 12:7 => kata roh ini menunjukkan pada jiwa. 2 Kor 4:16 menurut Paulus manusia terdiri dari 2 elemen, yaitu manusia lahiriah dan manusia batiniah. Roh dan jiwa ini merupakan satu-kesatuan yang berasal dari nafas Ilahi. Letak dari gambar dan rupa Allah terletak di dalam jiwa manusia yang bersifat kekal sebab berasal dari Allah sendiri. Di dalam jiwa manusia ada yang namanya => Nous (merupakan inti dari jiwa), Logos (reason, emotion, desaire), dan pneuma (roh) yang mencurahkan anugerah itu kepada Nous dan logos supaya pikiran dan desire kita menjadi kudus.

Gambar Allah itu adalah Kristus yang sudah taat kepada Allah. Ketaatan ini mesti dijalani maksudnya gambar Allah ini mesti di kerjakan dengan ketaatan yang ada di dalam kehendak bebas kita untuk menuju kesempurnaan. Kejadian 3:3,6, Iblis tahu kalau manusia memiliki semua sifat-sifat Allah yang terletak di dalam gambar Allah di dalam diri manusia. Iblis memanfaatkan ketaatan dan kehendak bebas yang di miliki manusia dan diuji oleh iblis. Adam merupakan gambar Allah yang rusak dan terpisah dengan Allah karena dosa. Akibat dari dosa mereka yang kita wariskan yaitu kematian atau maut. Manusia berada di dalam:

  1. The old Adam => yang diciptakan menurut gambar Allah yang dikerjakan melalui ketaatan dan kehendak bebas untuk mencapai kesempurnaan menjadi rupa Allah. Tetapi gagal dan jatuh dalam dosa sehingga mengakibatkan kematian karena kehendak bebasnya membuat ia mengerjakan kesempuarnaannya dengan kekuatan dan kehendaknya sendiri.
  2. New Adam => menurut Kristus yang dikerjakan juga di dalam ketaatan dan kehendak bebas untuk mencapai sama seperti Kristus. Tetapi dalam hidup di New Adam harus lahir baru.

Apa respon Allah ketika manusia jatuh dalam dosa? Allah bertanya dan memanggil Adam, dimana engkau Adam? Kata dimana => ada pemisahan antara Allah dengan manusia, sehingga kasih Allah itu tetap memanggil mereka untuk bertobat. Apa jawaban Adam? Aku takut karena aku telanjang. Wanita yang engkau berikan kepadaku yang menyuruh saya makan. Hawa berkata: ular itu yang memberikannya kepadaku.Ini saling menyalahkan (tidak ada kerendahan hati dan pertobatan). Konsekuensinya:Roma 5:12, 6: 23 = upah dosa adalah maut. Manusia menerima konsekuensinya Adam: Manusia jadi kehilangan taman Firdaus (Kejadian 3:22-24). Sebenarnya kalau manusia itu taat maka mereka menjadi sempurna tetapi karena ketidaktaatan mereka akhirnya Allah mengusir mereka dari taman Eden. Apakah Allah menolak manusia? Allah tidak menolak manusia. Natur berubah akhirnya tubuh menjadi mati, sehingga sekarang manusia membutuhkan pertolongan dari Allah. Konsekuensi dosa itu apa?Komunikasi pada Allah terputus. Ada kematian (dibelenggung oleh iblis). Hidup menjadi berpusat pada diri sendiri. Hanya orang yang bisa menang atas kematian, dialah yang bisa mengembalikan lagi posisi semula. Apa itu dosa asal? Belum dikenal, sampai nanti bapa gereja St. Augustinus (354). Awal-awalnya gereja menggunakan istilah dosa nenek moyang. Kata sin itu dari bahasa Yunani (amartia => meleset dari sasaran atau tujuan). Dosa itu bukan menolak hukum yang personal tapi sebetulnya dosa itu adalah menolak kehidupan yang ditawarkan oleh Allah. Asal dosa itu bukan ide rasa bersalah yang diturunkan oleh Adam dan hawa tetapi lebih dari penyakit atau efek dari dosanya.

Perbedaan dosa asal menurut gereja barat dengan gereja timur? Gereja barat: Augustinus mengatakan hanya dosa adam. Kita juga menanggung dosanya Adam. sedangkan gereja timur: Bukan hanya Adam yang berdosa tetapi keturunan-keturunannya. Dosa Adam yang ditanggung oleh Adam sendiri, tapi efeknya yang diturunkan kepada kita

Pandangan Gereja Barat Dengan Gereja Timur Tentang Keselamatan memiliki perbedaan. Keselamatan itu berdasarkan inkarnasi/wahyu Allah. Bedanya keselamatan menurut gereja Timur dengan Barat. Menurut gereja Timur terjadinya keselamatan kembali menyatu dengan Allah sehingga ada inkarnasi. Karena dosa itu natur dan kodrat aslinya tidak hilang. Gambar dan rupa Allah itu siapa? Kolose 1:16 yaitu Kristus gambar Allah yang hakiki itulah pola asli manusia. Yoh 17: 24 => sebelum dunia dijadikan Allah itu aktif mengasihi Anak-Nya yaitu sabda-Nya sendiri. Yoh 14:31, Roma 5:5 => Fungsi Roh Kudus adalah mencurahkan kasih Allah ke dalam hati manusia. Ibrani 9:14 => Roh itu kekal.

Gereja Barat: Keselamatan itu transaksi hukum maka harus ada yang mati sehingga dengan adanya yang mati maka murka Allah menjadi surut. Jika berdasarkan keadilan Allah efeknya keselamatan itu seperti orang yang hanya sekedar dibebaskan dari hukuman. Sekali selamat maka tetap selamat. Tidak ada cela bagi mereka untuk murtad dan yang menyangkal.

Gereja Timur: Tetapi keselamatan itu bukan hanya oleh iman saja? Yakobus 2:24 => iman itu meyakini janji-janji Allah dan akhirnya mentaatinya dalam perbuatan. Iman adalah tangan batin untuk menerima keselamatan.

Keselamatan manusia/ presditinasi atau orang yang selamat adalah hanya mereka yang dipilih Allah. Efesus 2:1 => kamu dahulu sudah mati rohani. Supaya dapat kembali selamat hanya semata-mata oleh karena pilihan Allah. Efesus 1:4-5, 1 Petrus 1:18-20 => di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan. Allah yang memilih siapa saja yang akan selamat maksudnya adalah Kristus yang dipilih untuk menjadi penyelamat. Kita ikut terpilih jika kita berada di dalam Dia. Matius 25:41 => neraka tidak diciptakan untuk manusia tetapi telah tersedia kepada Iblis. manusia yang masuk di dalam neraka adalah yang di luar dari Kristus. Allah itu kasih, memang Allah itu berdaulat 1 Yoh 4:8 tetapi tidak terlalu ditonjolkan dalam Alkitab. Allah itu punya banyak sifat, kedaulatan itu salah satunya bukan satu-satunya. Selamat dan tidak selamatnya seseorang tergantung pada kedaulatan manusia, Allah yang berdaulat untuk menyelamatkan dan untuk membinasakan menurut Calvin. Gereja barat yang hanya ditekanakan adalah penginjilan bukan pengudusan itu. Konsep gereja barat megatakan kita sekali selamat tetap selamat sampai selama-lamanya. Gereja Timur: Mengatakan mulainya dari Allah Ulangan 6:4 => fondasi iman Kristen yang benar. Mengetahui tujuan manusia pada mulanya manusia dapat mengerti apa yang namanya selamat dan diselamatkan. Matius 8:10 => Orang Yahudi yang melihat mujizat yang dilakukan Yesus tetapi mereka tidak percaya. Keselamatan itu murah tapi tidak murahan yang harus diterima dengan iman. Murah karena diberikan dengan Cuma-Cuma dan tidak harus melakukan secara sempurna 10 hukum taurat. Orang-orang non Yahudi beriman kepada Kristus. Roma 6:18-23 => kita dibebaskan dari dosa di dalam kematian Kristus. Marilah kita tetap berada di dalam Kristus dan menjadi pilihan Allah untuk diselamatkan dan Mengerjakan apa yang dikerjakan oleh Yesus Kristus sebab kita orang yang terpilih di dalam-Nya

Penebusan Kristus menyelamatkan kita dari dosa, iblis dan maut sehingga status kita sebagai orang yang percaya adalah orang yang telah diselamatkan. Tetapi ada yang disebut dengan penebusan spiritual yang dikerjakan secara personal. Ini dikerjakan di dalam batin kita yang berasal dari dalam yang dikerjakan dalam anugerah dan kehendak bebas kita. Apa itu spiritualitas? Kata spiritual menunjuk kepada keadaan roh/batin dari manusia. Manusia disebut manusia spiritual karena kita dipenuhi dengan Roh kudus. Spiritual kita itu menuju pada penyatuan ilahi dengan Allah yang disebut dengan Theosis. Proses spiritual; kita yang dimulai dengan membersihkan manusia daging dan memenangkan/ mencapai kebajikan. Kerohanian ini menjelaskan cara orang Kristen membersihkan keinginan nafsu dan mencapai kebajikan. Spiritual ini bukan sesuatu yang abstrak karena dipenuhi dengan Roh Kudus. Ini menjelaskan bahwa apapun yang kita kerjakan semua bersifat rohani ini berbicara tentang batin/ rohani yang tidak berbicara secara tempat atau materi.

Tujuan dari spiritualitas kita adalah untuk mencapai kesempurnaan setiap orang percaya dengan menyatu kepada Kristus 1 Yoh 3:2. Ciri dari orang yang melakukan spiritualitas ini adalah: pertama, Penyatuan dengan Allah (karya dari Roh Kudus) bukan hanya usaha manusia saja. kedua, The Working of the holy spirit. ketiga, Menjadi serupa dengan Allah. keempat, Efek dari penyatuan ini adalah kita memiliki energy dan spirit sehingga kita disebut dengan manusia terang

Ascetic Practices

Iman: Berarti percaya. Reason, emosion, dan desire kita beriman harus konek dengan Allah sehingga kita meresponi the Energy of God atau Energy Ilahi dari Allah. Virtue yang perlu kita kembangkan lagi adalah takut akan Allah artinya takut akan penghakiman-Nya. Takut bukan karena Dia seperti Allah yang marah-marah sebab Allah kita adalah Allah yang mahakasih. Berikutnya repentance/ pertobatan. Takut akan Allah adalah rasa hormat yang sehat kepada Allah. Puasa itu adalah obat melawan nafsu makan. Keberjagaan batin dan untuk menjadi serupa dengan Kristus harus tahan menderita/ long suffering, sebab Dia yang mengasihi kebaikan dan keindahan sehingga akan bergerak menuju akan Theosis.

Hope: Hope adalah posisi iman kita yang akan datang. Hope adalah iman yang bisa kita lihat pada waktu yang akan datang. Hope seperti mata dari iman kita (cahaya, pengharapan, theosis) ini merupakan salah satu pengharapan yang bisa kita kembangkan dalam jiwa kita. Kelemahlebutan: Memiliki kesebaran akan mendatangkan kerendahan hati, kelemahlebutan atau merendahkan diri di hadapan Allah. Kerendahan hati adalah bisa melakukan sesuatu bukan karena aku tetapi karena Tuhan, artinya tidak sombong dan tidak meninggikan hati. Orang yang rendah hati memiliki satu keteguhan panggilan yang jelas. Seperti batu karang yang ada di tengah-tengah lautan kemarahan kita.Ketiadaan nafsuArtinya tidak lagi punya angan-angan/ nafsu yang kahat yaitu suatu kondisi jiwa yang damai. Tidak mengejar ambisi2 dalam dunia ini. Bukan berarti tidak bisa merasakan lagi keinginan tapi ketiadaan nafsu adalah satu keadaan jiwa yang sudah mengalahkan setiap godaan. Setelah mencapai kasih maka tahap pratikos telah selesai dan mencapai tahap illumination.

Iluminations: Merupakan level spiritual yang tidak ada passions dan benar-benar diterangi. Artinnya pemberian Roh Kudus. Berjuang dalam pengertian kontemplasi. Kontemplasi adalah sudah bisa mengatasi passions dan hati yang diterangi dengan Roh Kudus. Melalui kontemplasi kita bisa mengalami pencerahan akan kebenaran-kebanaran.

Setiap manusia yang mengerjakan keselamatan maupun yang tidak, akan mengalami penghakiman pada akhirnya. Penghakiman sementara atau Toll House artinya penagihan bagi dosa-dosa yang kita buat namanya disebut sebagai Toll gate. Lukas 16:22:23 => penderitaan dalam Alam maut (hades) hades ini akan menjadi neraka, apa yang dialami di dalam hades cuman cicipan masih belum yang sesungguhnya. Begitu juga dengan Firdaus yang akan menjadi Surga. 2 Kor 5:1 => ada satu tempat atau rumah yang bukan buatan manusia. Ada dua tempat arah kemanakah roh ini akan mau kesana ada yang mau ke Firdaus dan Tartarus. Firdaus merupakan tempat sementara bagi orang yang menunggu penghakiman akhir dan menuju ke Surga. Sedangkan Tartarus merupakan tempat penghakiman sementara bagi orang yang berada di luar Kristus. Disanalah mereka akan merasakan dan mencicipi sedikit dari penghakiman sementara sambil menunggu penghakiman akhir dan menuju pada penderitaan yang kekal. 6 tanda dimana akan terjadi penghakiman akhir:

  1. Ketika injil diberitakan kepada semua bangsa (Matius 24:14)
  2. Bertobatnya israel terhdap kristus (Roma 11:25-26)
  3. Kedatangan Elia dan Henokh
  4. Munculnya antikristus
  5. Pemurtadtan secara massal
  6. Perang, repolusi, kelaparan, dan gempa bumi.

Demikian pula dengan kehidupan orang Kristen berpindah tempat saja dari yang sementara ke tempat yang kekal. Dalam penghakiman ini kita akan mencicipin penghakiman yang kita terima. Melihat kehidupan itu menuju kepada Glory/ Theosis bukan suatu ketakutan yang harus kita rasakan. Kematian ibarat perpindahan tempat tidur. Kematian itu seperti hari kita berpindah kamar, kamar sementara kita itu seperti tenda suatu kali di bongkar maka kita akan pindah di rumah yang kekal itu. Itulah yang terjadi ketika Yesus berkata: Aku datang dari Allah dan kembali kepada Allah. Jiwa setelah kehilangan dari tubuh, dia tidak hilang ingatan ia mengingat semua yang telah terjadi. Sebelum menjelang kamatian biasanya orang2 itu melihat keadaan mereka. Jiwa ini mengalami namanya the toll house (melewati banyak sekali roh-roh jahat artinya mencicipi penghakiman langsung) yang akan menggangu jalannya pergi ke Firdaus. Dimana waktu dia hidup juga ia melakukan dosa-dosa tersebut. Menurut berbagai pengwahyuan ada 20 gerbang toll atau penghalang-penghalang ini. Dari setiap toll house satu persatu dosa itu akan di tes ke dosa berikutnya sampai jiwa itu lulus tanpa jatuh pada gehena. Setelah sampai tiga hari setelah kematian jiwa ini masuk ke alam hades untuk mengalami penghakiman sementara sampai menunggu penghakiman akhir kekal yang akan datang.

Sudahkah Namamu Terdaftar

Lukas 16:22 => orang kaya yang tidak memiliki nama melambangkan orang yang masuk ke neraka. Wahyu 20:15 => orang tanpa Kristus (karena di dalam Kristus nama kita tertulis). Setiap orang yang ada di dalam Kristus namanya akan tertulis di buku kehidupan di Kerajaan Surga. Ibrani 12:22-23 => anak-anak-Ku, itulah nama2 yang tertulis. Lukas 10:20 => bersukacitalah nama orang yang terdaftar di Sorga. Artinya kita manunggal kepada Kristus dan berada di dalam Kristus. Filipi 3:21 => beriman kepada Kristus dan dibaptis di dalam Kristus sehingga kita menjadi bagian dari Kristus di dalam kemuliaan dan kita secara hukum kita sudah menjadi kewarganegaraan Surga. Efesus 2:4-6 => di saat kita dibaptiskan (ikut pada saat penderitaan Kristus, kematian dan kebangkitan Kristus) sehingga kita ikut hidup. Sebab di dalam Kritsus Ia membangkitkan kita juga, kita duduk bersama-sama di dalam Surga di dalam Yesus. Lukas 23:42-43 => mengalami hari penghakiman kedua tetapi orang itu dituntun oleh malaikat, orang yang telah terdaftar namanya.

Marilah mulai periksa dirimu, nama apakah yang akan dipanggil kepadamu nanti? Dengan kita terus berada di dalam Kristus dan tidak keluar dari area keberadaan Tuhan Yesus Kristus. Bagaimana caranya yaitu tetap menjaga Nous kita di dalam doa dan berjaga-jaga.

Allah Tritunggal

Bagaimana kita dapat menceritakan Allah Tritunggal pada kaum awam? Yaitu dengan menggambarkan diri kita sendiri. Dimana kita memiliki Nous yang digambarkan sebagai Allah Bapa, kita bisa berkata-kata yang digambarkan sebagai Logos (Firman Allah yang berinkarnasi), kita memiliki roh yang dapat juga disebut sebagai Roh Kudus. Manusia itu terdiri dari 2 elemen yaitu elemen tubuh jasmani dan elemen secara rohani. Di dalam elemen spirit terdapat Spirit, soul, dan mind. Ayub 2:5-6 = ada elemen material daging dan tulang, 1 Tes 5:23 = terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Kej 2:6-7 => elemen material dan elemen spiritual. Maz 63:2, Yes 31:3, Mat 26:41, Yoh 6:63. 1 Kor 2:14-15. Bagaimana yang disebut dengan jiwa dan roh? Roh => hubungan dengan Allah sedangkan Jiwa => seperti wadah dimana roh ada bersatu di dalamnya. Lebih dari hubungan reason, emosion, dan desire, relasi horizontal kepada sesama manusia. Soul dan spirit dikendalikan oleh Nous. Jiwa dan roh satu unsur di dalam spiritual. Nous inilah gambaran dari Allah Bapa, roh ini menjadi titik perjumpaan manusia dengan Allah.

Apa yang membuat Nous kita gagal menjaga hati?

Kita dapat gagal untuk menjaga Nous dengan tidak berdoa dan tidak berjaga-jaga. Apa yang membuat manusia itu tidak mengashi Allah? Sebab Allah masih tetap tidak memaksa kita: Nous, Hati, dan kehendak bebas. Sebab manusia ia hendak mengikuti kehendak bebasnya untuk tidak mengasihi Allah dan melakukan keinginan daging. Melalui Doa Puja Yesus, Kristus mengendalikan nous dan hati kita. Dia menjadi seperti polisi lalu lintas yang bertugas di persimpangan jalan-jalan yang sibuk dan mengarahkan arus mobil dan pejalan kaki (logismoi) yang mengalir. Mendiamkan nous adalah tugas yang sangat sulit. Sulit untuk menjaga nous dari berpikir, berpikir, berpikir, berfantasi, berfantasi, berfantasi, selamanya menghasilkan pikiran-pikiran (logismoi) dalam aliran yang tidak pernah berakhir. Ketika kita membiarkan logismoi negatif, pikiran-pikiran jahat, memasuki hati, mereka mencemari hati seperti virus.

ATIKRISTUS

Antikristus berasal dari dalam yaitu dari orang-orang yang murtad (1 Yoh 2:19) mereka adalah orang yang tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita. 1 Yoh 1:7-11 => Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya. Ajaran dari antikristus:

  1. Menyangkal Yesus sebagai Kristus
  2. Menyangkal Allah tritunggal (1 Yoh 4:3)
  3. Menyangkal Yesus bahwa bukan manusia (2 Yoh 1:7).

Refleksi:

  1. Antikristus berada tidak jauh dari dekat kita bahkan mereka adalah orang dalam.
  2. Keberjagaan di dalam-Mu dan melekat kepada Tuhan cara yang lebih utama untuk menghadapi antikristus.
  3. Menjadi milik Kristus berarti ingin menjadi seperti Kristus sehingga tetap kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.

ATIKRISTUS

Antikristus berasal dari dalam yaitu dari orang-orang yang murtad (1 Yoh 2:19) mereka adalah orang yang tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita. Mengapa disebut Allah tritunggal? Sebab di dalam ayat itu tidak tertulis tentang Roh Kudus? Sebab di dalam 1 Yoh 4:3 => yang mengaku bahwa Yesus adalah Kristus hanyalah Roh Kudus yang telah mengakuinya. 2 Tes 2:3 => sehingga jangan memberi dirimu disesatkan. 1 Yoh 1:7-11 => Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya. 1:9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. 1:10 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

Ajaran dari antikristus:

  1. Menyangkal Yesus sebagai Kristus
  2. Menyangkal Allah tritunggal (1 Yoh 4:3)
  3. Menyangkal Yesus bahwa bukan manusia (2 Yoh 1:7).

Sangat hati-hatilah pada setiap ajaran, mengapa? Sebab ada banyak penyesat dan pengajar yang mengaku bahwa Yesus adalah bukan Allah, bukan manusia, tidak percaya Allah Tritunggal. Ibrani 1:1-4 => yang menjelaskan bahwa Yesus adalah satu-satunya Kristus, sebab apa yang Dia ucapkan itu adalah yang terakhir dan tidak ada lagi yang lain dan yang baru. Dia adalah yang diurapi, orang yang diurapi artinya raja (penguasa), imam, dan nabi yang terakhir. Ibrani 1:1-4 => Allah berbicara kepada para leluhur pada berbagai zaman dan cara pada zaman dulu melalui para nabi.

Allah yang berbicara kepada para leluhur melalui para nabi dari segala zaman Yoel 2:28, Allah berbicara dari generasi ke generasi. Yoh 1:18 => tidak ada seorangpun yang melihat Bapa selain dari anak yang ada dalam pangkuan Bapa. Dialah ahli waris yang duduk disebelah kanan Allah Bapa. Yesus yang kita percayai ini beda dengan nabi-nabi yang lain. Dia adalah Allah yang sepenuhnya dan sekaligus manusia sepenuhnya. Para nabi apa yang disampaikan oleh Allah yang pada puncaknya disampaikan oleh Kristus. Tidak ada firman Allah selain dari yang difirmankan oleh Yesus sebab Dialah pembawa Firman yang terakhir dan hanya Dialah satu-satunya jalan itu (Yoh 14:6) Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Tapi mengapa orang Kristen percaya bahwa Yesus satu-satunya jalan? Sebab Dialah yang terakhir yang mengatakan itu tidak ada selain dari Dia.

1 Yoh 2:1, Yoh 6:68 => Perkataanmu adalah perkataan hidup yang kekal. Yoh 8:51 => Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Mengapa saya mesti percaya perkataan Yesus, ini punya dua kemungkinan bahwa ini benar dan ini juga bohong, mengapa? Tetapi saya percaya sebab Firman yang disampaikannya adalah Firman yang final yang berasal dari Allah Yoh 7:16. Kristus adalah bukan penemu keselamatan melainkan keselamatan itu Dia sendiri. Agama Kristen bukan agama Yesus Kristus, melainkan agama tentang Yesus Kristus sebab tanpa Yesus tidak ada agama Kristus.

Semua agama mengajarkan tentang keselamatan, misalnya Budha menemukan 8 jalan keselamatan, demikian pula dengan agama lain. Akan tetapi Agama Kristen mengakui bahwa hanya Yesus adalah satu jalan keselamatan itu sendiri. Mereka menemukan jalan untuk mencapai keselamatan itu, perbedaannya dengan orang Kristen telah menerima keselamatan itu dan sekaranglah kerjanya untuk mengerjakan keselamatan itu. Sebab tujuan dari keselamatan yang di dapat untuk menjadi segambar dan rupa Kristus. Gambar yang ada di setiap diri orang Kristen diwujudnyatakan menjadi rupa. Secara logika bisa juga agama lain ini mencapai keselamatan. Bagaimana dengan masalah ini? Dalam hal ini muncul namanya “Unitarian”. Perlu kita bertanya setiap agama memiliki arti atau definisi dari keselamatan itu sendiri, setiap agama. Agama lain mengajarkan kita selamat melalui jalan yang diajarkan dan pada akhirnya kita di surga akan menikmati pelayanan dari para malaikat yang di surga, dll. Bagaimana Definisi kesemalatannya mereka mati dan tidak bisa menyelatkan kita kembali dari kematian sebab mereka tidak dapat mengalahkan kematian/ maut, iblis dan dosa. 1 Kor 15:3, 13,14 => Yesus yang mati untuk mengalahkan dosa dan ia bangkit kembali dengan mengalahkan maut, dosa dan iblis. Kebangkitan Yesus membawa efek domino berarti hanya Dia yang mengalahkan ke 3 hal ini.

Mengapa keselamatan itu bukan karena perbuatan baik? Sebab keselamatan itu bukan timbangan mana yang baik dan mana jahat. Keselamatan itu menempel, manunggal dengan Kristus atau istilahnya Theosis, mengambil bagian dari kodrat ilahi. Antrikristus adalah mereka yang menyangkal akan Allah tritunggal. mereka menggabungkan antara spiritual dengan politik. Dia akan menganiaya gereja dan melakukan banyak kejahatan. Dia akan datang dengan tanda-tanda dan kebohongan, mujizat yang sesat, menyerasatkan orang dari Allah. Tetapi orang yang seperti itu memiliki ajaran kekuatan politik, seperti pada zaman Nebukadnezar yang menganiaya umat Tuhan. Demikian pula kedepan akan datang, antikristus akan datang dan duduk di bait Allah menunjukkan dirinya sebagai Allah.

menurut bapa gereja Syri dari Yerusalem:

jika antikristus itu datang kepada orang Yahudi maka ia ingin disembah oleh orang Yahudi maka ia membuat bait allah yang besar dan menganggap dirinya keturunan Daud, seperti yang dibangun oleh Salomo. Identifikasi antikristus ini memang anti bangsa Yahudi. Wahyu 13:17-18, angka 666. Kerajaan 1000 tahun artinya kerajaan Allah tritunggal. Angka 666 meniru angka kerajaan Allah yang menunjukkan pemerintahan dan kerajaan Iblis yang menyaingi kerajaan Allah. Akan tetapi angka ini memang genap tetapi tidak penuh full. 666 artinya jumlah dari binatang.

Menurut bapa gereja “Irenius” angka 6 yang ada 3 itu mengejek ketritunggalan Allah. Ukuran patung yag dibangun Nebudkanejar 60 kubid tinggi dan 60 kubid lebarnya. Munculnya angka 6 ini artinya penghukuman Allah dan penyembahan berhala. Hipolitus juga menjelaskan tentang angka ini, “memang tidak bisa dijelaskan maksudnya angka 666 itu. Itu adalah nama dari antikristus nanti, jika kita tau namanya 666 itu maka kita perlu hati-hati dan berjaga-jagalah.

dalam tradisi gereja orthodox, angka 666 yang menunjuk pada kerajaan antikristus, sebetulnya tidak ada istimewanya angka ini. Dalam ajaran gereja pun ini tidak perlu ditafsir-tafsir yang mengada-ada karena ini symbol yang artinya ini menunjukkan tanda pada antikristus.

Wahyu 14:9-11, Yoh 15:2 => Simbol dan angka itu namanya “gamatrial” angak 3 itu ilahi dan angka 10 itu genap. Galatia 4:4 => kegenapan waktu Ilahi, mulai dari sejak Yesus lahir menjadi manusia datang ke dunia ini. Selama masa seribu tahun, selama masa gereja maka injil selalu diedarkan dan iblis itu diikat dan dibatasi oleh injil. Wahyu 13:2 ini gambaran dari antikristus yang digambarkan dari segala kebengisan dan kekejaman, semua gambaran binatang buas digambarkan di dalam diri antikristus. Antikristus itu manusia yang menganggap dirinya berkuasa yang dicurahkan oleh iblis kepadanya. Angka 3 itu ilahi dan 6 itu manusia, manusia diciptakan pada hari yang keenam juga. Maka angka 666 itu artinya manusia yang menganggap dirinya Allah dan ilahi. 2 Tes 2:3 sehingga tetaplah untuk waspada terhadap antikristus. Wahyu 20:4, 13:16

Refleksi:

  1. Antikristus berada tidak jauh dari dekat kita bahkan mereka adalah orang dalam.
  2. Keberjagaan di dalam-Mu dan melekat kepada Tuhan cara yang lebih utama untuk menghadapi antikristus.
  3. Menjadi milik Kristus berarti ingin menjadi seperti Kristus sehingga tetap kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.

Marniwati Gulo

Dogmatika 4

Semester 5

Tugas ke 15

11 November 2019

Dosen: Dr. Hendi Wijaya, S.S

SUFFIX

Mazmur 32:4

י׀ יוֹמָ֣ם וָלַיְלָה֘ תִּכְבַּ֥ד עָלַ֗י יָ֫דֶ֥ךָ נֶהְפַּ֥ךְ לְשַׁדִּ֑י בְּחַרְבֹ֖נֵי קַ֣יִץ סֶֽלָה׃

For day and night thy hand was heavy upon me; my strength was dried (perfect) up as by the heat of summer. Selah (Ps. 32:4 RSV)

Terjemahan Literal

For day and night your hand was heavy upon me, my strength was dried (perfect) up as by the heat of summer. Selah

sebab siang dan malam

Keterangan:

  1. was overturn (niphal perfect)
  2. drought (imperfect)
  1. Yehezkiel 20:33

חַי־אָ֕נִי נְאֻ֖ם אֲדֹנָ֣י יְהוִ֑ה אִם־לֹ֠א בְּיָ֙ד חֲזָקָ֜ה וּבִזְר֧וֹעַ נְטוּיָ֛ה וּבְחֵמָ֥ה שְׁפוּכָ֖ה אֶמְל֥וֹךְ עֲלֵיכֶֽם׃

 (Ezek. 20:33 WTT)

“As I live, says the Lord GOD, surely with a mighty hand and an outstretched arm, and with wrath poured out, I will be king over you. (Ezek. 20:33 RSV)

Terjemahan Literal

As I live, says the Lord my God: if not with mighty hand and with stretched arm and with wrath poured out, I will be king over you.

Keterangan:

  1. As I live = dari independent 1st person singular
  2. The Lord my God = dari suffix 1st person singular
  3. If not with mighty = “if not” conjuction dan particle negative dan “with mighty” adjective attributive.

Yesaya 65:9

וְהוֹצֵאתִ֤י מִֽיַּעֲקֹב֙ זֶ֔רַע וּמִיהוּדָ֖ה יוֹרֵ֣שׁ הָרָ֑י וִירֵשׁ֣וּהָ בְחִירַ֔י וַעֲבָדַ֖י יִשְׁכְּנוּ־שָֽׁמָּה׃

 (Isa. 65:9 WTT)

I will bring forth descendants from Jacob, and from Judah inheritors of my mountains; my chosen shall inherit it, and my servants shall dwell there. (Isa. 65:9 RSV)

Terjemahan Literal:

And I will bring a descendants from Jacob. And from Judah inherit my mountains. And my chosen shall inherit it. And my servants shall dwell there.

Keterangan:

  הָרָ֑י à my mountains = הַר noun common masculine plural construct suffix 1st person common singular 

  וִירֵשׁ֣וּהָ à shall inherit it =  particle conjunction   ירשׁ verb qal waw consec perfect 3rd person common plural suffix 3rd person feminine singular 

Kejadian 31:53

  אֱלֹהֵ֙י אַבְרָהָ֜ם וֵֽאלֹהֵ֤י נָחוֹר֙ יִשְׁפְּט֣וּ בֵינֵ֔ינוּ אֱלֹהֵ֖י אֲבִיהֶ֑ם וַיִּשָּׁבַ֣ע יַעֲקֹ֔ב בְּפַ֖חַד אָבִ֥יו יִצְחָֽק׃

 The God of Abraham and the God of Nahor, the God of their father, judge between us.” So Jacob swore by the Fear of his father Isaac,

 Terjemahan Literal:

The God of Abraham and the God of Nahor, my judge between us, the God their Father. “And Jacob swore by fear his father Isaac”.

Keterangan:

  יִשְׁפְּט֣וּ à judge us = שׁפט verb qal imperfect 3rd person masculine plural jussive in meaning, but no unique form for jussive

  וַיִּשָּׁבַ֣ע à and swore us = וְ particle conjunction   שׁבע verb niphal waw consec imperfect 3rd person masculine singular

Mazmur 15:1

  מִזְמ֗וֹר לְדָ֫וִ֥ד יְ֭הֹוָה מִי־יָג֣וּר בְּאָהֳלֶ֑ךָ מִֽי־יִ֜שְׁכֹּ֗ן בְּהַ֣ר קָדְשֶֽׁךָ׃

A Psalm of David. O LORD, who shall sojourn in thy tent? Who shall dwell on thy holy hill?

 (Ps. 15:1 RSV)

Terjemahan Literal:

A melody of David. Lord, who shall sojourn in thy tent? Who shall dwell he in your holy mountain?

Keterangan:                                                                                  

  מִי־יָג֣וּר à who shall sojournà מִי pronoun interrogative no gender no number   גור verb qal imperfect 3rd person masculine singular homonym 1  

Marniwati Gulo

Ibrani 1

Tugas 7

Dr. Hendi Wijaya, S.S

MENERJEMAHKAN IBRANI

Kejadian 3:12

וַיֹּ֖אמֶר הָֽאָדָ֑ם הָֽאִשָּׁה֙ אֲשֶׁ֣ר נָתַ֣תָּה עִמָּדִ֔י הִ֛וא נָֽתְנָה־לִּ֥י מִן־הָעֵ֖ץ וָאֹכֵֽל׃

 (Gen. 3:12 WTT)

Cara baca:

Vayomer ha’adam ha’ishah aser natatah imadi hiv natenah-li min-ha’es na’okel

The man said (אמר verb qal waw consec imperfect 3rd person masculine singular homonym 1), “The woman whom thou gavest to be with me (נתן verb qal perfect 2nd person masculine singular), she gave me fruit of the tree, and I ate.” (Gen. 3:12 RSV)

Terjemahan Literal:

Dan Adam berkata: perempuan itu yang telah kamu berikan kepadaku, dia memberikannya kepadaku dari buah pohon itu, dan ku makan.

וַיֹּ֖אמֶר = וְ particle conjunction   אמר verb qal waw consec imperfect 3rd person masculine singular homonym 1

Kejadian 1:1

בְּרֵאשִׁ֖ית בָּרָ֣א אֱלֹהִ֑ים אֵ֥ת הַשָּׁמַ֖יִם וְאֵ֥ת הָאָֽרֶץ׃

 (Gen. 1:1 WTT)

Cara baca:

Bereshit bara Elohim et hasamayim ne’et ha’ares

In the beginning God created the heavens and the earth. (Gen. 1:1 RSV)

Terjemahan Literal:

Pada mulanya Allah menciptakan langit-langit dan bumi

Kejadian 21:1

  וַֽיהוָ֛ה פָּקַ֥ד אֶת־שָׂרָ֖ה כַּאֲשֶׁ֣ר אָמָ֑ר וַיַּ֧עַשׂ יְהוָ֛ה לְשָׂרָ֖ה כַּאֲשֶׁ֥ר דִּבֵּֽר׃

 (Gen. 21:1 WTT)

Cara baca:

Vahvah pakad et-sarah kaesar amar vaya’as yehovah lesarah kaesar diber

The LORD visited Sarah as he had said, and the LORD did to Sarah as he had promised. (Gen. 21:1 RSV)

Terjemahan Literal:

Dan TUHAN telah mengunjungi Sarah, seperti yang telah Dia katakan. Dan TUHAN melakukannya kepada Sarah seperti yang telah dikatakan-Nya.

Yesaya 59:8

  דֶּ֤רֶךְ שָׁלוֹם֙ לֹ֣א יָדָ֔עוּ וְאֵ֥ין מִשְׁפָּ֖ט בְּמַעְגְּלוֹתָ֑ם נְתִיבֽוֹתֵיהֶם֙ עִקְּשׁ֣וּ לָהֶ֔ם כֹּ֚ל דֹּרֵ֣ךְ בָּ֔הּ לֹ֥א יָדַ֖ע שָׁלֽוֹם׃

 (Isa. 59:8 WTT)

Cara baca:

Darak shalom lo yadau ve’en mishepas bema’egelotam netibote’ham ikesho laham kol ddorek bbah lo yada shalom.

The way of peace they know not, and there is no justice in their paths; they have made their roads crooked, no one who goes in them knows peace. (Isa. 59:8 RSV)

Terjemahan Literal:

mereka tidak mengenal jalan damai, dan di dalam mereka tidak ada keadilan di jalan mereka; mereka mengambil jalan yang bengkok, dan tak seorangpun mereka mengetahui jalan damai.

Keluaran 31:16

  וְשָׁמְר֥וּ בְנֵֽי־יִשְׂרָאֵ֖ל אֶת־הַשַּׁבָּ֑ת לַעֲשׂ֧וֹת אֶת־הַשַּׁבָּ֛ת לְדֹרֹתָ֖ם בְּרִ֥ית עוֹלָֽם׃

 (Exod. 31:16 WTT)

Cara baca:

Nesamero beney’yisera’el et-hashabat la’asot et- hashabbat ledorotam beriyt olam

Therefore the people of Israel shall keep the sabbath, observing the sabbath throughout their generations, as a perpetual covenant. (Exod. 31:16 RSV)

Terjemahan Literal

Sebab itu bangsa Israel akan memelihara sabbat itu, untuk melakukan sabbat itu, pada generasi mereka, seperti sebuah perjanjian kekal.

Kejadian 47:30

  וְשָֽׁכַבְתִּי֙ עִם־אֲבֹתַ֔י וּנְשָׂאתַ֙נִי֙ מִמִּצְרַ֔יִם וּקְבַרְתַּ֖נִי בִּקְבֻרָתָ֑ם וַיֹּאמַ֕ר אָנֹכִ֖י אֶֽעֱשֶׂ֥ה כִדְבָרֶֽךָ׃

 (Gen. 47:30 WTT)

Cara baca:

Veshakabeti im-abota onesatani mimmi’erayim okebaretani bikeburatam vayomar anoki e’esheh kidebarak

But let me lie with my fathers; carry me out of Egypt and bury me in their burying place.” He answered, “I will do as you have said.”

(Gen. 47:30 RSV)

Dan aku mendapat perhentian bersama bapa-bapaku dan bawalah aku dari Mesir dan kuburkan aku dipekuburan merekan dan dia berkata: saya melakukan seperti yang kamu katakan.

Marniwati Gulo

Ibrani 1

Tugas 6

Dr. Hendi Wijaya, S.S

TERJEMAHAN BAHASA IBRANI

Terjemahan: memperhatikan kata perkata, kita dapat mengerti dan menerjemahkan setiap ayat jika kita memperhatikan kata perkata yang setelah kita parsing. Parshing artinya melihat kata itu mengatakan apa. Misalnya ia bersifat kata benda, kata sifat, menyatakan kapan kejadiannnya dan lain sebagainya. Dapat kita lihat melalui parshing di Bible works dan dapat juga melalui bahasa Ibraninya mengatakan apa. Untuk lebih jelas, perhatikan ayat berikut ini:

KELUARAN 11:3

וַיִּתֵּ֧ן יְהוָ֛ה אֶת־חֵ֥ן הָעָ֖ם בְּעֵינֵ֣י מִצְרָ֑יִם גַּ֣ם׀ הָאִ֣ישׁ מֹשֶׁ֗ה גָּד֤וֹל מְאֹד֙ בְּאֶ֣רֶץ מִצְרַ֔יִם בְּעֵינֵ֥י עַבְדֵֽי־פַרְעֹ֖ה וּבְעֵינֵ֥י הָעָֽם׃ ס

Terjemahan literal:

Dan TUHAN memberikan kemurahan hatinya kepada bangsa itu di mata orang-orang Mesir. Juga pria itu yaitu Musa adalah orang yang besar di tanah Mesir, di mata hamba-hamba Firaun dan juga di mata orang-orang Mesir.

  • Particle conjunction
  • וַיִּתֵּ֧ן = (dan, lalu, membuat) וְ particle conjunction yang diartikan dengan kata dan, lalu, atau.
  • גַּם = particle conjunction
  • וּבְעֵינֵ֥י = וְ particle conjunction   בְּ particle preposition   עַיִן noun common both dual construct
  • Maqqef
  • אֶת־חֵ֥ן = (with favor = dengan kemurahan) Ada tanda maqqef dan merupakan objek langsung
  • עַבְדֵֽי־פַרְעֹ֖ה = Ada tanda maqqef artinya menujukkan kosakata terpisah.
  • Definity article
  • הָעָ֖ם = (the people = orang itu) Definity article
  • הָאִ֣ישׁ = (the man = manusia itu) definity article
  • הָעָֽם׃ ס = (the nation = bangsa itu) particle article
  • Particle preposition
  • בְּעֵינֵ֣י = (in the sight = dalam melihat) Particle preposition
  •   בְּאֶ֣רֶץ = בְּ particle preposition   אֶרֶץ noun common feminine singular construct
  • בְּאֶ֣רֶץ = (at earth) di tanah. Preposition (be artinya di)
  • בְּעֵינֵ֥י = (in eye = di lihat) preposition Be.
  • וּבְעֵינֵ֥י = (and in eye = dan di mata) particle conjuction, preposition Be
  • Adjective

גָּד֤וֹל = (great = besar/ terkenal) Adjective masculine singular absolute. Kata sifat yang berfungsi sebagai predicative sebab kata benda memiliki definity article dan kata sifat tidak memiliki definity article. Menjelaskan kata benda in the land of Egypt.

1 SAMUEL 12:16

Demonstrative pronanoun, kata sifat, conjunction vav, definity article, objek langsung, dll.

גַּם־עַתָּה֙ הִתְיַצְּב֣וּ וּרְא֔וּ אֶת־הַדָּבָ֥ר הַגָּד֖וֹל הַזֶּ֑ה אֲשֶׁ֣ר יְהוָ֔ה עֹשֶׂ֖ה לְעֵינֵיכֶֽם׃

Terjemahan Literal:

Sekarang kemudian berdirilah dan lihatlah sesuatu hal yang besar ini, yang TUHAN akan lakukan di depan matamu

  • Particle conjunction
  • ַּם־עַתָּה֙ = גַּם particle conjunction, yang diterjemahkan dengan kata “dan”   עַתָּה particle adverb
  • ּרְא֔וּ = וְ particle conjunction   ראה verb qal imperative masculine plural
  • Adjective
  •   הַגָּד֖וֹל = הַ particle article   גָּדוֹל adjective masculine singular absolute. Kata sifat (great) = besar, menjelaskan kata et-haabar/ perkara yang berfungsi sebagai attributive sebab kata sifat dan kata benda memiliki definity article.
  • Particle preposition
  •   לְעֵינֵיכֶֽם׃ = לְ particle preposition   עַיִן noun common both dual construct suffix 2nd person masculine plural = kata le yang dapat diartikan sebagai for atau pada.
  • Definity article
  •  אֶת־הַדָּבָ֥ר = אֵת particle direct object marker homonym 1   הַ particle article   דָּבָר noun common masculine singular absolute. Objek langsung adalah hadabar artinya perkara.
  •   הַגָּד֖וֹל הַזֶּ֑ה = הַ particle article   גָּדוֹל adjective masculine singular absolute, terjemahannya = the great artinya besar itu
  • Maqqef
  • אֶת־הַדָּבָ֥ר = אֵת particle direct object marker homonym 1   הַ particle article   דָּבָר noun common masculine singular absolute. Artinya partikel ini hanya digunakam untuk memberi tanda pada objek langsung.
  • ַּם־עַתָּה֙ = גַּם particle conjunction   עַתָּה particle adverb.

ULANGAN 1:19

Demonstransi pronoun = itu lihat jamak atau tunggal, preposition, ada relative pronoun (Hal. 50), ada aser

  וַנִּסַּ֣ע מֵחֹרֵ֗ב וַנֵּ֡לֶךְ אֵ֣ת כָּל־הַמִּדְבָּ֣ר הַגָּדוֹל֩ וְהַנּוֹרָ֙א הַה֜וּא אֲשֶׁ֣ר רְאִיתֶ֗ם דֶּ֚רֶךְ הַ֣ר הָֽאֱמֹרִ֔י כַּאֲשֶׁ֥ר צִוָּ֛ה יְהוָ֥ה אֱלֹהֵ֖ינוּ אֹתָ֑נוּ וַנָּבֹ֕א עַ֖ד קָדֵ֥שׁ בַּרְנֵֽעַ׃

Terjemahan Literal:

dan kami berangkat dari Horeb dan berjalan semua padang gurun yang besar dan menakutkan yang kamu lihat di jalan menuju gunung Amori seperti yang diperintahkan Tuhan Allah kita dan kami sampai ke Kades-Barnea.

  • Particle conjuction
  • וַנִּסַּ֣ע yang diterjemahkan menjadi “Dan kami berangkat”. “Kami” berasal dari pronoun “plural”
    •   וַנֵּ֡לֶךְ yang diterjemhkan menjadi “dan berjalan melalui”
    •   וְהַנּוֹרָ֙א yang diterjemahkan menjadi “ dan menakutkan”
    •   וַנָּבֹ֕א yang diterjemhkan menjadi “ dan datang”

Particle preposition

  1.   מֵחֹרֵ֗ב diterjemahkan menjadi “Dari Horeb” karena mengandung kata depan “dari”. Hal ini menunjukkan bahwa mereka berasal dari Horeb, lalu pergi ke suatu tempat.
  2.   כַּאֲשֶׁ֥ר yang diterjemahkan menjadi “Seperti yang”

Adjective

  1.   כָּל־הַמִּדְבָּ֣ר הַגָּדוֹל yaitu adjective attributive karena noun dan adjective sama-sama memiliki definite article. Sehingga diterjemhkan menjadi “Hutan belantara yang besar”.
  2. Di dalam kalimat ini juga terdapat maqqef (-) yang menunjukkan suku kata terpisah.

Definite Article

  1. הַגָּדוֹל  כָּל־הַמִּדְבָּ֣ר     diterjemahkan menjadi à the great wilderness.
  2.   הַה֜וּא diterjemahkan menjadi à the look

  הָֽאֱמֹרִ֔ diterjemahkan menjadi “the Amorites”

KEJADIAN 27:18

Interrogative pronoun = Mi dan mah

  וַיָּבֹ֥א אֶל־אָבִ֖יו וַיֹּ֣אמֶר אָבִ֑י וַיֹּ֣אמֶר הִנֶּ֔נִּי מִ֥י אַתָּ֖ה בְּנִֽי׃

Terjemahan Literal:

dan mendatangi kepada ayahnya dan berkata “Bapa” dan dia berkata “lihatlah, siapakah kamu anak?

2 RAJA-RAJA 4:2 (ada mah= apa)

    וַיֹּ֙אמֶר אֵלֶ֤יהָ אֱלִישָׁע֙ מָ֣ה אֶֽעֱשֶׂה־לָּ֔ךְ הַגִּ֣ידִי לִ֔י מַה־יֶּשׁ־(לְכִי) [לָ֖ךְ] בַּבָּ֑יִת וַתֹּ֗אמֶר אֵ֣ין לְשִׁפְחָתְךָ֥ כֹל֙ בַּבַּ֔יִת כִּ֖י אִם־אָס֥וּךְ שָֽׁמֶן׃

Terjemahan Literal:

Dan Elisa menjawabnya, apa yang kuperbuat untukmu? katakan bahan apa yang ada di rumahmu, berkatalah hamba perempuan itu: tidak ada apa-apa di rumahku selain sebotol minyak.

2 Raja 4:2

וַיֹּ֙אמֶר אֵלֶ֤יהָ אֱלִישָׁע֙ מָ֣ה אֶֽעֱשֶׂה־לָּ֔ךְ הַגִּ֣ידִי לִ֔י מַה־יֶּשׁ־(לְכִי) [לָ֖ךְ] בַּבָּ֑יִת וַתֹּ֗אמֶר אֵ֣ין לְשִׁפְחָתְךָ֥ כֹל֙ בַּבַּ֔יִת כִּ֖י אִם־אָס֥וּךְ שָֽׁמֶן׃

Terjemahan Literal:

Dan Elisha berkata kepadanya: apa yang akan saya lakukan kepadamu? ceritakanlah padaku. Apa yang ada padamu di rumahmu? dan dia berkata hamba perempuan tidak memiliki apa-apa diseluruh rumah, kecuali sebuah buli minyak.

Dan (Conjuction) berkatalah Elisha kepada (Preposisi) nya, apa (interogatif) yang bisa dilakukan untukmu (Maqef), untuk (preposisi) mu, katakanlah apa (interogative) yang ada di rumahmu (defenitive article), dan (conjuction) berkatalah perempuan itu, hambamu tidak punya apa-apa (seperti tepung) kecuali buli-buli yang berisi minyak.

Conjuction Waw:

  • וַיֹּ֙אמֶר : and to say: dan berkatalah

Preposisi:

  • אֵלֶ֤ : to: kepada
  • אֶֽעֱשֶׂה־לָּ֔ךְ : do for you: yang dilakukan untukmu: è dalam kata ini   berisi dua fungsi yakni: preposisi (kata depan) dan maqqef (kata penghubung : di)
  • לִ֔י : to :untuk
  •   מה־יֶּשׁ־(לְכִי) : to : untuk. Disini terdapat dua fungsi yakni maqqef (kata penghubung) dan preposisi (kata depan)
  •   [לָ֖ךְ] : to : untuk
  •   לְשִׁפְחָתְךָ֥ : to maidservant :

Pronoun interrogative:

  • מָ֣ה (what, who, why?) :
  • מַה־יֶּשׁ־(לְכִי) (what, who, why?) :

Marniwati Gulo

Ibrani 1

Tugas 4

4 October 2019