Iman
Berarti percaya. Reason, emosion, dan desire kita beriman harus konek dengan Allah sehingga kita meresponi the Energy of God atau Energy Ilahi dari Allah. Virtue yang perlu kita kembangkan lagi adalah takut akan Allah artinya takut akan penghakiman-Nya. Takut bukan karena Dia seperti Allah yang marah-marah sebab Allah kita adalah Allah yang mahakasih. Berikutnya repentance/ pertobatan. Takut akan Allah adalah rasa hormat yang sehat kepada Allah. Puasa itu adalah obat melawan nafsu makan. Passions muncul dari indera yang tidak terjaga sehingga peiramos bisa masuk. Keberjagaan batin dan untuk menjadi serupa dengan Kristus harus tahan menderita/ long suffering, sebab Dia yang mengasihi kebaikan dan keindahan sehingga akan bergerak menuju akan Theosis. Jika kita cinta akan kesempurnaan dan Allah akan menyediakan pertolongannya atau pemeliharaannya melalui logos/ Firmannya. Tetapi dia yang tidak mempunyai kasih maka sebaliknya dia akan menghadapi penghakiman oleh berbagai macam hukuman. Virtues atau puncak pandangan kita atas setiap setiap penderitaan dan peperangan rohani yang kita kerjakan adalah memiliki Kasih. Pertama, kasih Allah akan disempurnakan oleh pemeliharaannya. Kedua, Kasih akan daging dengan dunia ini akan menuju kebinasaan dan pemberhentian dalam kebinasaan.
Disaat kita menjaga kekudusan pasti kita mengalami ujian seperti masalah, kekecewaan, tapi ingat kita itu dipelihara dan dijaga oleh Allah. Ingat bahwa kamu harus bersabar dalam penderitaan Matius 5:10-13. Long suffering merupakan salah satu ujian bagi kita dan ini salah satu virtues yang mesti kita kerjakan. Dalam pengharapan kita dapat melihat tentang Theosis, penderitaan Kristus dan dapat melihat bahwa dia tidak mungkin bisa sendiri bertahan di dunia ini. Mesti tidak bersusah payah di dunia tetapi dia memiliki pengharapan suatu kali ada kemuliaan yang kita terima.
Hope
Hope adalah posisi iman kita yang akan datang. Hope adalah iman yang bisa kita lihat pada waktu yang akan datang. Hope seperti mata dari iman kita (cahaya, pengharapan, theosis) ini merupakan salah satu pengharapan yang bisa kita kembangkan dalam jiwa kita. Pengharapan merupakan visi dalam hati kita. Kita dapat melihat hal-hal di dunia yang akan datang, ini hanya di lihat oleh orang-orang yang long-suffering sehingga memiliki hope. Hope adalah iman yang akan datang suatu kuasa yang bisa melihat bayang akan datang secara jelas dimana waktu itu menjadi jangkauan kita seperti iman menjangkau masa 2000 tahun yang lalu tetapi dalam hope membawa kita dalam masa yang akan datang. Harapan setiap orang percaya adalah untuk menjadi serupa dengan Kristus. Pencapaian Theosis ini perlu mengembangkan Virtues yang berupa long-suffering atau tahan dalam penderitaan. Memandang penderitaan sebuah hadiah yang indah untuk mendekatkan kita kepada Tuhan.
Kelemahlebutan
Memiliki kesebaran akan mendatangkan kerendahan hati, kelemahlebutan atau merendahkan diri di hadapan Allah. Dimitru mengatakan: kelemahlembutan adalah suatu pikiran yang sudah teguh dan tidak dipengaruhi lagi dengan kehormatan dan kehinaan. Kerendahan hati adalah bisa melakukan sesuatu bukan karena aku tetapi karena Tuhan, artinya tidak sombong dan tidak meninggikan hati. Orang yang rendah hati memiliki satu keteguhan panggilan yang jelas. Seperti batu karang yang ada di tengah-tengah lautan kemarahan kita.
Ketiadaan nafsu
Artinya tidak lagi punya angan-angan/ nafsu yang kahat yaitu suatu kondisi jiwa yang damai. Tidak mengejar ambisi2 dalam dunia ini. Bukan berarti tidak bisa merasakan lagi keinginan tapi ketiadaan nafsu adalah satu keadaan jiwa yang sudah mengalahkan setiap godaan. Waktu melakukan ketaatan dan tidak melakukan dosa itulah kasih. Melihat sesama manusia bukan dengan kacamata passions tetapi dengan kacamata kasih.
Setelah mencapai kasih maka tahap pratikos telah selesai dan mencapai tahap illumination
Iluminations
Merupakan level spiritual yang tidak ada passions dan benar-benar diterangi. Artinnya pemberian Roh Kudus. Berjuang dalam pengertian kontemplasi. Kontemplasi adalah sudah bisa mengatasi passions dan hati yang diterangi dengan Roh Kudus. Melalui kontemplasi kita bisa mengalami pencerahan akan kebenaran-kebanaran. ada 7 karunia dari Roh kudus.
- Takut Akan Allah
- Roh kekuatan
- Roh penghibur = membedakan mana yang jahat dan mana yang baik
- Roh pengertian = yang dianugerahkan kepada kita untuk melakukan kebajikan
- Roh pengatahuan = tahu tentang Allah
- Roh pengertian atau pemahaman
- Roh kebijaksanaan
Dalam Hesychesm Nous kita diterangi dan memurnikan hati. Bagaiman caranya? Kita harus melangkah pada illumination artinya hati itu harus diterangi dengan terang ilahi. Hati dapat diterangi oleh terang ilahi jika Nous yang masuk di dalam hati merupakan Nous yang diterangi oleh Roh Kudus dan menerima suara dari Tuhan dan mendengarkannya. Hati diterangi sebab hati merupakan pusat dari perintah yang harus dikerjakan oleh tubuh.
Virtues ada 7 yaitu = 2 Petrus 1:5-7 = iman, kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri (puasa), ketekunan (long-suffering), kesalehan dan kasih.
Marniwati Gulo
Dogmatika 4
Semester 5
Tugas ke 10
07 October 2019
Dosen: Dr. Hendi Wijaya, S.S
